Lab. SCBD goes to ICOICT 2019 Kualalumpur

Tahun 2019, tim Lab. SCBD kembali berpartisipasi di konferensi internasional ICOICT. Konferensi ICOICT ke 7 ini, kamu mempresentasikan 7 paper hasil penelitian. The 7th ICOICT dilaksanakan di hotel Federal di area Bukit Bintang, Kualalumpur pada tanggal 24-26 juli 2019. Momen istimewa karena baru pertama kali saya membawa rombongan tim sedemikian besar (9 orang) ke luar negeri. Berikut foto foto kami, fotonya tambah keren karena kami bawa kaos seragam tertulis SCBD :). See you on the next conference.

67315621 10157142953745202 31066817006927872 n67455588 10157138645505202 5770099506305564672 n67354480 10157138645570202 6551990258068619264 n67246502 10157138645680202 365182218567417856 n

Belajar Machine Learning di SEAMLS 2019

 

Tulisan ini bener bener late blog entry, karena baru sekarang sempat menulis mengenai acara SEAMLS 2019, setelah hampir satu bulan acara berlangsung. South East Machine Learning School (SEAMLS) adalah acara yang digagas oleh anak anak muda dan dilaksanakan pada tanggal 8-12 juli 2019 di Fasilkom Universitas Indonesia. Organizernya ada 4 anak muda yang merupakan peneliti Google DeepMind, PhD Student, dan juga penyelanggara lokal dari Fasilkom UI. Tentang organizer acara ini bisa dilihat dihalaman berikut. SEAMLS adalah acara pembelajaran tentang Machine Learning yang luar biasa, menampilkan penelitian terkini (state-of-the art) yang membagikan ilmunya selama 5 hari penuh. Daftar acara dan pembicara dapat dilihat di link berikut (sekaligus beberapa slide dari pembicara).

Acara ini menampilkan presentasi teoritis (fondasi Math/Stat), diskusi panel beberapa topik, dan juga aspek praktis how to code machine learning, dengan menggunakan python Google Collab. Beberapa pemateri yang menarik perhatian saya adalah Prof Wee Sun Lee mengenai Machine Learning dan Cheng Soon Ong mengenai Math of Machine Learning. Untuk mengikuti acara ini ternyata tidak mudah lho, peserta diseleksi dari sekitar 1200 pelamar, yang diterima hanya 200 calon peserta. Saya sangat merasa beruntung mendapatkan kesempatan untuk mengikuti acara ini.

Beberapa bisnis lokal juga ikut hadir mensponsori acara ini, kalau tidak salah ada GDP labs, Bukalapak, tokopedia, traveloka, airy, kumparan, dan lain lainnya. Peserta juga diminta untuk menampilkan poster penelitian mereka pada sesi presentasi poster yang dilangsungkan selama 2 hari. Overall acara ini selain sangat berkesan karena penyelanggaran yang rapih, makanannya enak enak, pembicara yang sangat bermutu, goodie  stuff yang banyak, kesempatan jejaring dengan peneliti peneliti bidang machine learning. Semoga tahun depan bisa berkesempatan ikutan lagi.

Note: sebagai bocoran perkembangan machine learning kedepannya hampir lebih dari 90 persen di dominasi oleh deep learning (deep neural network).

tambahan dari status yang saya tulis di facebook, sesaat setelah selesai mengikuti pelatihan ini:

seminggu penuh belajar machine learning (ML) di southeast asia machine learning school (SEAMLS2019). pembicara para ilmuwan ML dari akademisi, author, dan industri (termasuk dari Google (Deepmind, Brain)) . Google mendominasi implementasi ML/AI untuk NLP, computer vision, deep learning, dll, jadi peserta banyak belajar dari pengalaman mereka melakukan riset dan juga implementasi.

pembelajaran ini membutuhkan pemahaman matematik yang cukup dalam untuk mengambarkan proses learning, yang saya inget konsep turunan, operasi matriks, stokastik, aljabar, distribusi, inferensi, dll. untung masih inget, walaupun banyak lupanya 😅😅😅.

beruntung banget bisa ikutan sekolah ini, jadi berasa cetek banget ilmu yang dipunyai sekarang. deep learning dan variansinya akan makin berkembang pesat ke depannya. tidak akan berhenti sampai komputer bisa seperti bayi baru lahir, tidak dikasih data apa apa tapi lama lama bayi itu tumbuh menjadi anak yang pintar dan paham akan lingkungan sekitarnya.

#machinelearning #artificialintelligence #researcherlife

66477382 10157110349680202 1780610505103114240 n

66077562 10157098731665202 949929942764748800 n

64922753 10157110350155202 416552780501614592 n66215946 10157101985090202 20256938373677056 n67162636 10157110350385202 466684660982743040 n67118954 10157110350265202 577572792350801920 n66835967 10157110350020202 3900726935025614848 n66698503 10157110349735202 3956817094787465216 n66586803 10157110349855202 7172957419998281728 n66577271 10157110350090202 2342169743819014144 n66495536 10157110349800202 1390150204975480832 n66443353 10157110349955202 1039893148085518336 n

Sertifikasi Internasional Big Data Analyst (Launching + Batch 1)

Setelah merintis lebih kurang setahun akhirnya saya dan tim Research Center Digital Business Ecosystem (RC DBE) berhasil menyelenggarakan Sertifikasi Internasional Big Data Analyst bekerja sama dengan TUV Rheinland. Proses paling lama pembentukan program ini adalah membuat materi yang memenuhi standard internasional mengenai keilmuan Big data Analyst. Output dari sertifikasi personal ini adalah individu yang mempunyai kemampuan untuk melakukan proses predictive analytics, membuat model predictive berdasarkan data terstruktur dan tidak terstruktur, mempunyai pemahaman dan mampu melakukan proses machine learning, kemampuan melakukan text analytics, analisa jejaring sosial, framework komputasi big data, computational modelling, serta artificial neural network dan deep learning.

Tanpa diduga respon pasar sangat bagus. Batch 1 dilaksanakan tanggal 15-19 Juli langsung fully booked, demikian juga untuk batch 2 yang akan dilaksanakan nanti bulan agustus, jadi pendaftar saat ini hanya bisa mendapatkan tempat di batch 3 dan seterusnya.

Launching acara sertifikasi ini dilakukan pada tanggal 15 Juli pagi, dihadiri rektor Universitas Telkom dan Direktur dari TUV Rheindland Indonesia. Berikut ini adalah foto fotonya

66635283 10157117950460202 1548982467858268160 o66980030 10157117950505202 7201925355207131136 o67163142 10157117950580202 2825727561781215232 o

Rangkaian acara sertifikasi berlangsung selama 4 hari (26 jam) penyampaian teori dan praktek mulai dari materi introduction, statistik, data mining, machine learning, SNA, text analytics, computation model, deep learning, dan big data computation. Berikut ini adalah suasana kelas pelatihan sertifikasi.

66687830 10157117950715202 5393105672407613440 oWhatsApp Image 2019 07 19 at 10 12 13 PMWhatsApp Image 2019 07 19 at 10 12 14 PM

Pada hari ke 5 dilaksanakan ujian sertifikasi secara online. Berikut ini suasana ujian dan wrap up perpisahan diakhir acara disertai foto bersama

WhatsApp Image 2019 07 19 at 10 15 57 PMWhatsApp Image 2019 07 19 at 10 15 57 PM 1WhatsApp Image 2019 07 19 at 10 15 57 PM 2

Tertulis di kaos peserta, “Big Data is not about Data” . Sampai jumpa di batch 2.

beberapa testimoni peserta

WhatsApp Image 2019 07 19 at 10 19 22 PMWhatsApp Image 2019 07 19 at 10 19 23 PMWhatsApp Image 2019 07 19 at 10 19 25 PMWhatsApp Image 2019 07 19 at 10 19 25 PM 1WhatsApp Image 2019 07 19 at 10 19 26 PMWhatsApp Image 2019 07 19 at 10 19 26 PM 1WhatsApp Image 2019 07 19 at 10 19 27 PM

 

 

 

 

 

 

 

 

Workshop Data Engineering untuk Auditor Kementrian Keuangan

Departemen Keuangan akhir akhir ini meningkatkan fokus dalam membekali sumber daya manusianya dengan pengetahuan mengenai Data Science. Beberapa pekerjaan harian dari kemenkeu seperti Auditor pajak bekerja dengan data dengan skala besar dan struktur data yang kompleks. Auditor dari berbagai inspektorat jendral dalam lingkungan kemenkeu, sering mengalami kesulitan dalam ekstrasi informasi dari data untuk mendukung pekerjaan mereka, dikarenakan belum mempunyai bekal pengetahuan yang cukup untuk melakukan proses analitik.  Saya dan tim RC DBE diminta untuk memberikan workshop yang terdiri dari 3 rangkaian kegiatan, yaitu data engineering (persiapan dan transformasi data), machine learning berbasis data terstruktur, dan capstone project.  Workshop ini diadakan dalam waktu 5 hari (22-26 April 2019). Dalam capstone project, para peserta diminta menyelesaikan masalah keseharian mereka menggunakan data yang ada dan berdasarkan storytelling yang sesuai dengan permintaan kemenkeu. Berikut ini adalah foto foto kegiatan tersebut

 

58917015 10156908069325202 8568533805051150336 o

58461017 10156908069370202 1867644237785333760 o58543927 10156908069630202 2895275533413646336 o58719879 10156908069805202 5674843153224433664 o58380912 10156908069740202 8737763969009188864 o

ICOICT 2019 (Paper Accepted)

Dalam mendukung usaha meningkatkan publikasi Scopus seperti yang saya tulis dalam entry blog beberapa saat yang lalu , maka tim lab SCBD kembali mengirimkan publikasi ke event tahunan Konferensi ICOICT ke 7 tahun 2019 yang akan dilaksanakan di Kualalumpur , Malaysia.  Tahun ini adalah tahun ke 6 lab kami berpartisipasi, setelah tahun 2014, 2015, 2016, 2017, dan 2018. Tahun ini kami mengirimkan 8 paper, dan hasilnya alhamdulilah 7 paper diterima. Pengiriman dan penerimaan paper ICOICT tahun ini adalah terbanyak sepanjang sejarah partisipasi lab kami di ICOICT. Semoga diberikan kelancaran pelaksanaan acara konferensi publikasi dari lab kami. Berikut ini adalah daftar paper yang diterima di ICOICT 2019

 

Screen Shot 2019 05 16 at 17 34 51

Publikasi Scopus Mei 2019

Update terakhir daftar publikasi Scopus saya adalah pada bulan Agustus 2018 . Setelah update tersebut, sebagian publikasi konferensi sepanjang tahun 2018 sudah pada muncul dalam daftar Scopus. Total saat ini terdapat 34 publikasi Scopus yang bisa dilihat pada halaman ini. Dari 34 publikasi tersebut, disitasi sebanyak 74 kali oleh 56 publikasi Scopus lainnya. Nilai h-index, yaitu ukuran produktivitas dan manfaat publikasi kepada peneliti lainnya (dalam bentuk sitasi). Nilai h-index dilihat dari publikasi yang paling banyak disitasi dan jumlah sitasi yang diperoleh dari publikasi lainnya. Nilai h-index publikasi saya adalah 5, termasuk bagus untuk jumlah publikasi yang masih sedikit. 

Selanjutnya motivasi saya adalah meningkatkan jumlah publikasi dengan lebih sering memasukkan publikasi penelitian ke jurnal internasional bereputasi (Scopus Q4, Q3, Q2, bahkan Q1), sambil tetap menjaga ritme produktivitas publikasi di prosiding konferensi terindeks Scopus. Saat ini setahun, produktivitas saya rata rata adalah sekitar 10-15 publikasi pada prosiding terindeks Scopus. Doakan semoga makin rajin 😉

 

Screenshot 20190510 214545

R Academy

Bahasa R merupakan komponen penting dalam mendukung keahlian profesi Data Scientist dalam melakukan aktivitas Data Analytics. Untuk itu kami dari Research Center Digital Business Ecosystem (RC DBE) Telkom University, merasa perlu mengadakan pelatihan R. Kebetulan bahasa R merupakan bahasa yang kami pergunakan untuk mendukung kegiatan riset kami sehari hari di lab. Maka dari itu kami rumuskan gagasan untuk menggelar event R Academy. dalam gelaran batch pertama ini, R Academy terdiri dari dua pertemuan (dua topik). Topik pertama pada tanggal 13 April membahas Pengenalan Bahasa R, dan Topik kedua pada tanggal 27 April membahas topik Visualisasi Data menggunakan R. 

Berikut foto foto dari gelaran event R Academy

57113071 10156877630710202 7481840313896534016 n56536201 10156858601960202 2421766126447886336 n56513087 10156858601905202 1281678576826974208 n56825564 10156877631790202 7375295369422307328 n56968259 10156877634190202 2938855252306165760 n57101634 10156877631200202 1830059575978491904 n57155503 10156877630910202 4407912884206567424 n57199437 10156877631110202 1795653872870490112 n

Workshop Open Source Intelligence untuk Para Diplomat

Dalam mendukung fungsi menjadi wakil urusan pemerintah RI di luar negeri, Kemenlu perlu membekali para diplomatnya dengan ilmu pencarian informasi terkini. Mulai dari ekstraksi informasi, peringkasan, sampai dengan mencari hubungan antar data atau pola dari Big Data, Oleh karena itu Kemenlu mengadakan pelatihan untuk keahlian tersebut. Saya (dan tim RC DBE bekerja sama dengan TPCC) mengisi pelatihan tersebut pada tanggal 29-30 April 2019 di Pusdiklat Kemenlu di Jakarta. Materi pelatihannya adalah mengenai OSINT (Open Source Intelligence).

Definisi  OSINT menurut wikipedia

Open-source intelligence (OSINT) is data collected from publicly available sources to be used in an intelligence context. In the intelligence community, the term “open” refers to overt, publicly available sources (as opposed to covert or clandestine sources). It is not related to open-source software or collective intelligence.

OSINT under one name or another has been around for hundreds of years. With the advent of instant communications and rapid information transfer, a great deal of actionable and predictive intelligence can now be obtained from public, unclassified sources.

Melihat definisi diatas, maka materi yang kami berikan adalah pengolahan data tidak terstruktur menggunakan pendekatan analisa topologi / jaringan dan analisa konten. Untuk analisa jaringan kami gunakan metodologi SNA, sedangkan untuk analisa konten, kami gunakan metodology analisa sentimen, jaringan kata, dan pencarian topik. Materi ini disambut cukup baik oleh para peserta, walaupun bagi sebagian besar dari mereka materi ini baru pertama kali mereka dengar. Untuk itu mereka membutuhkan waktu lebih untuk berlatih sebelum terbiasa menggunakan metode metode tersebut.

Para peserta adalah para diplomat yang sedang berada di Indonesia, hasil chit chat dengan peserta saya baru tahu kalau penempatan mereka diputar tiap 3 tahun sekali. Ilustrasinya 3 tahun di negara A, kemudian 3 tahun di Indonesia, baru dilanjutkan lagi 3 tahun di negara B, dan seterusnya.
Berikut ini adalah foto foto event tersebut.

 

58701354 10156916913510202 2654951613323542528 n58961755 10156917831080202 3835078170927693824 n59286209 10156916913345202 6220184651265212416 n57420717 10156916914030202 8657118905690488832 n58543647 10156916913555202 9011473327021096960 n58599071 10156916913280202 7948282094478688256 n58673996 10156916913660202 4369038293396881408 n59295328 10156916913420202 8270174740669267968 n

Education 4.0

Banyak artikel dan riset yang menunjukkan teknologi menganggu / merubah secara revolusioner suatu proses, termasuk proses bisnis dan proses hubungan sosial. Industry 4.0 atau revolusi industri 4.0 menunjukkan bagaimana teknologi merubah secara drastis praktek bisnis dari industri. Di bidang lain juga kita kenal ada Health 4.0, dan juga Education 4.0 yang jadi bahasan di entry blog ini. 

Saya diundang menjadi narasumber pada acara seminar Education 4.0 yang dihadiri oleh kepala sekolah SD, SMP, SMA / SMK. Para kepala sekolah ini merupakan garis depan pendidikan dasar dan menengah generasi masa depan bangsa. Sebagai dosen, saya sering menghadapi mahasiswa yang tidak berkarakter, dalam konteks tidak tahu tujuan / maunya apa, tidak tahu passionnya, tidak terlibat dalam diskusi di kelas, tidak kritis, bahkan beberapa tidak jujur (fair). Nah, kalau kita runut ulang, perilaku perilaku tersebut muncul karena karakter tersebut kurang dipentingkan di pendidikan sekolah dasar dan menengah.

Education 4.0 adalah konsep yang menunjukkan bahwa dengan kemajuan teknologi, siswa sebagai pusat pembelajaran mempunyai kemampuan untuk mengakses materi pembelajaran, dan menerapkannya ke industri dalam bentuk magang, atau melakukan riset berkolaborasi dengan peneliti lain. Untuk itu diperlukan karakter yang kuat agar siswa mampu memanfaatkan teknologi yang ada.

Pada kepala sekolah tersebut, saya tekankan perlunya pendidikan holistik, yaitu pendidikan yang menitik beratkan kepada nilai siswa sebagai manusia. Siswa paham peran diri dalam ekosistemnya, memahami efek positif dan negatif dari setiap tindakan terhadap lingkungan, baik hubungan antar manusia maupun hubungan dengan lingkungan (menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah  sembarangan, dll).

Walaupun bukan seorang ahli pendidikan, saya bercerita berdasarkan pengalaman mendidik anak yang pernah bersekolah dasar di sekolah holistik kemudian sekarang masuk ke SMA negeri dan pengalaman mengajar mahasiswa. Pengalaman praktis ini banyak bermanfaat untuk para kepala sekolah. Saya ceritakan anak saya sekarang di SMA Negeri mempunyai karakter yang lebih kuat dibanding teman temannya, karena mereka selama ini berkutat ke pendidikan akademis saja, sehingga nilainya bagus dan bisa masuk ke SMA Negeri favorit. Pendidikan karakter banyak diabaikan. Menurut saya ini adalah masalah terbesar bangsa kita. Hal ini sudah terpotret dari karakter mahasiswa dan juga nantinya karakter lulusan (generasi muda pada umumnya)

Saya juga bercerita pentingnya siswa mempunyai karakter yang kuat (kritis, jujur, logis, dan obyektif), karena di masa depan mereka akan bersaing dengan otomatisasi (tenaga robot), sehingga jika memiliki keunikan maka mereka akan dengan mudah akan tergantikan oleh robot (otomatisasi)

 

57097016 10156870491085202 1739220528041820160 o

berikut ini adalah materi presentasi saya

Workshop Claim Data Behaviour Analysis untuk Aktuaris

Tanggal 12 dan 13 Februari 2019, saya diundang oleh Persatuan Aktuaris Indonesia untuk memberikan materi dalam workshop dengan tema “Claim Data Behavior Analysis”. Materi yang saya berikan adalah seputar Data Analytics dengan menggunakan R. Informasi acaranya bisa dilihat di link ini. Acara ini sangat menarik bagi saya pribadi karena saya belum begitu paham dengan pekerjaan profesi aktuaris ini, walaupun secara garis besar saya paham bahwa pekerjaan utamanya adalah perhitungan resiko berdasarkan profile pelanggan. Dari perhitungan profile resiko tersebut baru deh ditentukan premi asuransi yang harus dibayarkan pelanggan. Baik asuransi jiwa maupun asuransi kerugian lainnya. Namun data dan model apa yang digunakan, bagaimana konstruksi model dan informasi lain lainnya masih merupakan tanda tanya besar bagi saya. 

Aktuaris mempunyai pengetahuan yang mumpuni dalam bidang matematika dan statistik, namun masih perlu belajar mengenai prinsip kerja data analytics dan machine learning. Dengan latar belakang cukup mumpuni, oleh karenanya materi yang saya berikan bisa dicerna dengan mudah oleh para peserta. 

Saya sendiri masih belajar bagaimana membuat model resiko dan rekan rekan aktuaris membutuhkan pembelajaran metode metode baru untuk melengkapi model model yang mereka punyai. Nah klop khan, semoga kolaborasi risetnya lekas terwujud, amin

berikut ini foto foto dokumentasi kegiatan tersebut. 

 

51675113 10156739161625202 5371719136160251904 n52464375 10156739161680202 8982137214330732544 o51699188 10156739161860202 3065142572302204928 o51795584 10156739161930202 324344449746337792 o51833953 10156739161795202 3808156461217873920 o51982105 10156739162010202 315653076616740864 o52020673 10156739162110202 1696963440033136640 o52053758 10156739161740202 8232804530874482688 o52328353 10156739162405202 5456512334728003584 n52513939 10156739162170202 9189932916136738816 o