Jadwal Ngajar Full (Semester Ganjil 2021/2022)

Tanggal 20 September 2021 nanti perkuliahan semester ganjil akan dimulai. Jadwal ngajar saya udah keluar. Ternyata jadwal ngajar S1 dan S2 saya penuh banget. Ngajar mata kuliah Big Data Analitik (untuk S1 reguler, S1 Internasional, S2, S2 jarak jauh), Artificial Inteligence untuk Bisnis, Ekonomi Digital, Platform Strategy (S2), Pola Pikir Bisnis Digital (S2). Wah banyak banget sks nya, tapi untungnya masih mode kuliah online. Kalo offline pasti pontang panting abis waktu di jalan…

Eh belum lagi jadwal riset dan diskusi lainnya, sudah kebayang kesibukan saya semester depan 

Daftar mata kuliahnya

Screen Shot 2021 09 07 at 22 57 07

dan ini daftar SKSnya

Screen Shot 2021 09 07 at 22 39 14

50K for my 50th Birthday

Bulan ini saya akan memasuki usia baru, sebuah milestone yang saya rayakan dengan berlari 50K.
Menikmati setiap km yang saya tempuh ekivalen dengan bertambahnya 1 tahun umur.

km 13, inget pertama kali sudah ngekost
km 17, inget jaman demen trek trekan motor
km 19, inget pindah ke bandung untuk kuliah
km 23, inget nembak anak orang buat dipacarin
km 25, inget jadi orang kantoran di jakarta
km 29, inget nikah
km 30, inget merantau ke negeri orang + punya anak pertama
km 35, inget lahiran si bungsu + fokus dengan profesi fotografer
km 40, inget pindah profesi jadi dosen.
km 46, masih seger ingetan pas jadi doktor
km 50, inget kalo waktu larinya udah beres

Alhamdulilah dikasih nikmat sehat dan umur sampai usia sekarang. 

241120948 10159241517665202 8776472014107681573 n

Pengalaman Ajaib dengan Bank BNI Berulang

Di awal tahun ini saya pernah posting blog tentang tertipu scammer BNI . Nah kali ini pengalaman ajaib dengan BNI berulang kembali. Ceritanya sehabis tertipu waktu itu, saya ga mau punya kartu ATM BNI lagi, selain merasa tidak memerlukan, juga untuk mengurangi resiko tidak praktis lainnya seperti: secara berkala harus ganti pin, keamanan kartu ATM kalau hilang, dan beberapa kerepotan lainnya. Saya merasa cukup menggunakan mobile apps untuk transfer transfer dan bayar tagihan. Sampai suatu hari muncul masalah baru, ketika hendak melakukan transaksi transfer antar bank melalui mobile apps BNI, tiba tiba muncul pesan berikut.

240861971 10159235086920202 6765058541731270515 n

Pesan bahwa saya tidak bisa melakukan transfer karena saya tidak mengaktifkan kartu ATM BNI. Suatu pesan yang aneh, justru karena ga punya kartu ATM, maka saya melakukan transaksi transfer antar bank pake mobile apps. 

Kemudian saya cari website BNI untuk menghubungi CS. Tertulis bahwa kontak resmi medsos di Twitter adalah @BNI dan @BNICustomerCare. Saya ga pilih BNI Call Center 1500 046, karena emang saya ga mau nelpon. Maunya komplain dalam bentuk tulisan dan attachment aja di medsos (dalam hal ini Twitter)

Screen Shot 2021 08 31 at 12 41 34

 

Beberapa detik setelah komplainan dipost, kejadian lalu berulang kembali, akun akun scammers langsung nyamber postingan saya tersebut, dalam kurun waktu kurang dari 1 menit, sudah ada 6 akun scammer dengan kontak WA berbeda beda berebut untuk minta saya kontak WA mereka. 

240712941 10159235086965202 181447364909739060 n

kesen karena banyak scammer di Twitter, lalu saya beralih ke IG. Melalui story yang mention akunIG BNI @BNI46 barulah dari DM saya dapat penjelasan, bahwa semua transaksi antar bank lewat mobile apps harus punya kartu ATM.

Screen Shot 2021 08 31 at 13 04 07

Dari penjelasan diatas, sepertinya hal ini merupakan peraturan perbankan umum. Saya merasa ada yang aneh dengan aturan ini, ga paham alasannya. ATM atau mobile apps khan hanya media transaksi, kalo kita pake salah satu saja toh sudah cukup, gak perlu harus punya dua duanya. Lagian menambah biaya administrasi.

Akhirnya karena tabungan BNI saya ga bisa untuk transfer antar bank, dan tidak mudah ditarik uangnya, maka sepertinya tabungan ini hanya akan digunakan untuk bayar tagihan tagihan saja. Saya ngerasa rugi punya rekening di BNI, tapi yang pasti BNI akan lebih rugi lagi, karena banyak nasabah yang “terpaksa” nyimpen di BNI tapi ga pernah menggunakan BNI sebagai layanan yang nyaman dan bersahabat. 

Demikian ngomel siang siang, makasih sudah membaca. 😀 

Penipuan di Depan Mata Akun Twitter BNI

Saya jadi korban penipuan, tidak menyangka saya yang cukup hati hati ini dan cukup aware dengan berbagai modus penipuan, ternyata bisa juga ketipu. Ceritanya diawali pada saat pin ATM BNI saya terblokir. BNI memang bukan merupakan akun utama perbankan saya, karena saya pernah kecewa dengan pelayanannya di masa lampau. Saya terpaksa memakai BNI karena transferan sertifikasi dosen masuknya ke sana.  Saya kemudian telpon call center untuk membuka blokiran kartu ATM tersebut. Entah kenapa nomer KTP saya tidak sesuai dengan catatan di BNI, jadi saya diharuskan ketemu CS di kantor BNI.

Mengantri di CS sangatlah menyebalkan, segala urusan nasabah yang rumit dan ringan, semuanya harus ketemu CS. Reset pin ATM sebenernya masalah ringan, tapi ngantrinya sama aja dengan masalah nasabah yang berat. Saya ke kantor BNI sampai berulang 3 kali di 3 hari yang berbeda, karena setiap kali datang selalu antriannya sudah mengular. Kesal dengan kondisi antrian tersebut yang bisa menghabiskan waktu yang seharusnya untuk kegiatan lain.

Saya kemudian menyindir di Twitter dengan memention BNI. eh ga lama kemudian saya disambut oleh jawaban CS BNI. seperti ini jawabannya.

 Photo 2021 03 12 22 14 33

Membaca jawaban diatas saya sangat senang, karena BNI sangat responsif menjawab tweet saya, sehingga saya langsung kontak WA diatas.

Saat itu saya tidak tahu yang menjawab diatas adalah akun penipu. Akun resmi BNI sendiri baru menjawab 4 jam kemudian, sengat terbuka lebar ruang buat penipu untuk mencari korban. Saat ini tweet yang saya screenshot diatas sudah dihapus oleh penipu. Kalo diperhatikan baik baik akun diatas jelas akun penipu, namun saat itu, saya tidak melihat jelas nama akunnya di layar HP, dan ini saya bayar mahal.

Singkat kata si penipu membantu saya mereset pin, walaupun saya tidak bisa konfirmasi karena saya tidak sedang di dekat ATM.

Saya akui saya lengah, dan ini sangat manusiawi, saya ceroboh memberikan OTP, akibatnya tabungan saya dibobol abis (alhamdulilah tidak terlalu banyak, karena memang bukan tabungan utama). Saya sadar tertipu, karena CS BNI palsu ini mulai menanya nanya tabungan saya yang lain. tapi ya saya sudah terlanjur tertipu .

Akhirnya saya laporlah ke BNI lewat twitter dan lewat call center.

Lewat call center, BNI tidak bisa ngapa ngapain karena uang saya yang diambil penipu bukan dilarikan secara transfer ke akun bank, tapi di TRX ke DANA ,saya ga tau mekanisme DANA seperti apa, menurut BNI ini adalah mekanisme belanja jadi tidak bisa digagalkan. intinya saya harus rela uang saya hilang, tanpa ucapan penyesalan apapun dari pihak call center tersebut. oke lah fine …

Yang lebih ajaib saat komplain BNI lewat twitter nih. saya komplain dong.  Kenapa ada akun penipu merajalela di Twitter, BNI tidak bisa melakukan apapun. Atau paling tidak kecepatan jawaban BNI harus balapan dong dengan kecepatan penipu menjawab. 

Komplainan saya dijawab dua kali oleh penipu dong. edun ini penipuan secara sistematis (banyak akun, pake bot, banyak nomer telpon), bahkan berani memention akun @BNI nya. Di depan mata akun resmi lho ini,  berani sekali. Apa BNI tahu atau tutup mata dengan praktek ini .. wallahualam.

Screen Shot 2021 03 10 at 12 53 35

Saya nulis ini untuk pembelajaran. penipuan makin merajalela. saya yakin banyak sekali korbannya diluar sana.

Semoga tidak terjadi pada rekan rekan semua.

Salam. 

 

Rekap Aktivitas 2020, Menuju Rencana 2021

Halo semua, mohon maaf kalo blog ini sangat jarang diupdate, ini berkaitan dengan kesibukan aktivitas sepanjang 2020 kemarin. Padahal banyak sekali cerita dan pembelajaran yang ingin disharing. Pandemi Covid-19 merubah semua jenis interaksi, penelitian, dan proyek yang saya lakukan. Ini termasuk peran saya memimpin salah satu direktorat pusat penelitian di kampus. Kesibukan di struktural tersebut, membuat fokus saya meriset, mempublikasi, menulis, dan berkarya lainnya agak terbengkalai. Untuk tahun 2021, saya lebih semangat dan lebih optimis karena peran saya berubah, sehingga bisa fokus melakukan riset dan berkarya. Asyik….

Oh ya saya iseng cek CV saya di Publons (Web of Science), keliatan banget penurunan kuantitas dan kualitas riset saya di tahun 2020. Namun dilain pihak di tahun 2020 ini saya banyak sekali undangan mengisi acara untuk sharing. Bisa saya simpulkan 2020, saya lebih banyak sharing dan berperan aktif di implementasi keilmuan di masyarakat, namun kurang dalam hal membuat kontribusi keilmuan yang baru. 

Selama 2020 karena saya jarang nulis blog. Selama ini update aktivitas yang berubah sangat cepat, saya share di akun Linkedin saya (Andry Alamsyah). Berikut screenshot dokumen CV publons yang baru saya share di Linkedin. Sampai berjumpa di 2021, Welcome to 2021 ..

Screen Shot 2020 12 06 at 10 46 40

Hecitc di Akhir Tahun

Menjelang akhir tahun kesibukan luar biasa menimpa saya, tapi bisa dibilang alhamdulilah masih dikasih kesibukan luar biasa ya. Beberapa riset dan project punya deadline di bulan desember 2020 ini, mungkin totalnya ada 10 parallel project/riset. Cukup wajar, mengingat tutup tahun anggaran semuanya ada di bulan desember. Jadi mohon maaf tidak bisa sering update blog seperti yang saya harapkan. Beberapa cerita penting yang rencananya saya tulis pun masih manteng di local draft :p .. okay semoga nanti ada waktu luang untuk menuliskannya sesudah badai deadline berlalu

tetap sehat semuanya ya..

7a0791d7fd1b468aa33ec9ea01d34eca

Akhirnya Lolos SBMPTN 2020 ke FTI ITB

Pandemi covid 19 membuat sekolah si sulung terhenti sejak maret 2020 kemarin, seperti semua sekolah lainnya. Kalo dipikir kasian juga masa masa terakhir SMA nya cut short , tiba tiba aja sudah lulus SMA. Si sulung ini sekolah di SMA 2, salah satu sekolah negeri favorit di Bandung,  dimana persaingan untuk merebut ranking di kelas cukup berat. Akibatnya dia tidak mendapatkan jatah jalur raport (SNMPTN), kalau tidak salah dia ranking 20an di kelas, jadi sangat jauh untuk menembus seleksi raport. Meskipun agak sedih, ternyata ini justru membawa berkah tersendiri, Temen temennya yang lolos SNMPTN ternyata tidak bisa bebas memilih jurusan yang diinginkan. Sekolah memberikan acuan dan strategi supaya murid murid tersebut keterima di PTN, walaupun di jurusan yang tidak begitu populer.

Si sulung ini sangat bertekad masuk ke jurusan Teknik Industri (tidak mau jurusan lainnya), dengan incaran utamanya adalah FTI ITB. Saya dan istri jadi ngerasa ngeri ngeri sedap, karena FTI ITB termasuk target yang sangat tinggi untuk ditembus. Sebenarnya dia sudah saya daftarkan ke Telkom University, dan sudah di terima di jurusan Teknik Industri sejak akhir 2019. Saya sudah lega, paling tidak cadangan sudah ditangan, walaupun nantinya dia akan berusaha untuk masuk jalur SBMPTN ke ITB melalui ujian tulis (UTBK).  

Karena pandemi covid 19 tidak kunjung selesai, maka banyak terjadi perubahan jadwal, dan juga sampai perubahan jenis tes yang akan diujikan saat UTBK. Si sulung sendiri mendapatkan perubahan jadwal dan tempat, tadinya ujian di ITB, terus berpindah ke SMA 5. Dia memantapkan pilihan pertama adalah FTI ITB, dan pilihan kedua adalah TI Universitas Brawijaya. Kebetulan di Malang ada orang tua saya, jadi kalo dia keterima, bisa tinggal dengan kakek neneknya. Pandemi membawa berkah juga, karena berbulan bulan tidak kemana mana, maka si sulung sangat serius mempersiapkan diri menghadapi UTBK.

Setelah selesai UTBK (tanggal 11 juli), kami menunggu sebulan lebih, sampai diumumkan hasil UTBK pada tanggal 14 Agustus 2020, jam 15:00 sore. Saya dan istri sudah sangat deg degan menunggu hasil tersebut. Tapi semuanya sudah kami rencanakan dengan baik, termasuk backup plan jika tidak diterima di SBMPTN. Tepat pukul 15:00, si sulung tidak berani membuka situs pengumuman, jadinya saya dan istri yang buka barengan di laptop kami. 

Terpampang tulisan, selamat, anda diterima di FTI ITB 

Saya dan istri langsung berpelukan, sementara si sulung masih di kamarnya di lantai atas tanpa tahu hasilnya seperti apa. Kami berdua berlari ke kamarnya. Dan langsung memeluk dengan suka cita. We are the #proudparent.

Saya jadi ingat memory 30 tahun yang lalu, saat diterima di kampus gadjah, saya di Malang, dan hasil UMPTN waktu itu di print di koran, yang melihat hasil UMPTN saya adalah orang tua saya, karena saya ga berani lihat sendiri 😀

Screenshot dari halaman SBMPTN dan nilai yang diperoleh (rata rata 631)

Alhamdulilah 

117824291 10158339769850202 8231967697812149285 o

WhatsApp Image 2020 08 15 at 10 57 33 PM

Literasi Big Data untuk Anak dari Anak Bertanya

Anak Bertanya asuhan Prof Hendra Gunawan selalu konsisten memberikan pencerahan kepada anak anak untuk menjawab sifat keingintahuan mereka yang sangat besar.  Anak Bertanya menghadirkan para ahli di bidangnya masing masing untuk menjawab pertanyaan pertanyaan tersebut. Saya sudah beberapa kali ikut kegiatan, baik sebagai peserta, maupun sebagai pengisi acara (narasumber). Yang ingin saya share disini adalah sharing yang terakhir saya lakukan  mengenai topik “BIG DATA” untuk anak anak.

Berikut tautan videonya, semoga pencerahan yang saya sampaikan, bahasanya bisa mudah dimengerti ya. Mohon diberikan masukan.

Big Data Jalur Pelari

Sebagai seorang yang tertarik dengan data dan menyukai lari, maka sering sekali muncul pertanyaan di kepala saya, jalur lari mana yang populer di lingkungan sekitar kita. Sebagai contoh di kota Bandung (dan kota kota lainnya juga), kita bisa mengamati daerah atau jalur mana yang menjadi favorit para pelari. Strava sebagai jejaring sosial para atlit profesional dan hobbyist tentunya mempunyai big data perilaku penggunanya, makanya dengan mudah dapat dibuat global heatmap, yang menunjukkan daerah yang sering dilewati para atlit tersebut. Ada tersedia jalur lari, jalur bersepeda, dan juga jalur berenang.

Saya hanya tertarik pada jalur pelari, yang ada di  daerah kota Bandung, dan area lingkungan tempat saya tinggal (KBP di Bandung Barat). Berikut  heatmap  dari Kota Bandung dan sekitarnya. Terlihat para pelari lebih suka lari di tengah kota Bandung, di Bandung Utara, dan di area KBP

Screen Shot 2020 08 06 at 13 03 17

Lebih mendetail gambar level jalan raya di area tengah kota Bandung

Screen Shot 2020 08 06 at 13 03 49

Dan yang terakhir adalah jalur di area dalam kompleks perumahan Kota Baru Parahyangan (KBP), daerah tempat saya lari sehari hari

Screen Shot 2020 08 06 at 13 04 12

Cukup mengasyikkan bukan, tahu daerah daerah populer untuk berlari. Kalo misalnya kita ingin pergi ke suatu kota dimana kita gak tahu enaknya lari di daerah mana, mungkin bisa dicoba info seperti diatas. Boleh juga dicoba untuk kategori bersepeda, dan berenang, tergantung hobi masing masing.

Satu Abad ITB

ITB baru saja berulang tahun ke 100 pada tanggal 3 juli 2020. Saya menghabiskan hampir 12 tahun hidup saya menimba ilmu di ITB. Antara tahun 1990-1996 menjadi mahasiswa S1 jurusan Matematika (FMIPA), sedangkan antara 2012 sampai dengan awal tahun 2018 saya adalah mahasiswa doktoral STEI (Sekolah Teknik Elektro dan Informatika). Banyak sekali pengalaman hidup, intelejensia, sosial, dan spiritual tertempa selama saya menjadi anggota civitas academica ITB.

Kini sesudah saya mengarungi dunia saya sendiri, saya ingin mengucapkan terima kasih atas pengalaman yang diberikan. Selamat ulang tahun seabad ITB, semoga sumbangsihmu semakin besar untuk negeri ini. 

Saya sempatkan mampir ke ITB weekend ini dan berpose diantara dua pilar fakultas / sekolah saya, yaitu FMIPA dan STEI

Photo 2020 07 06 09 06 19

Photo 2020 07 06 09 06 25

Photo 2020 07 06 09 06 28

Photo 2020 07 06 09 06 33