Kursus Blockchain Terbaik dan Info Sertifikasi

Dari banyaknya penawaran kursus teknologi blockchain yang ada di pasaran, hanya sedikit yang bener bener sesuai dengan kebutuhan saya. Tentu saja kebutuhan saya pastinya berbeda dengan rekan rekan lainnya. Saya lebih menyukai kursus yang mementingkan aspek filosofi, nilai, peluang, dan bisnis dari teknologi blockchain. Ada beberapa rekan saya yang lebih menyukai pendekatan aspek pengembangan teknologi (developer) blockchain, tentu saja pilihan saya tidak sesuai dengan kebutuhan tersebut. Jadi kalo boleh diringkas ada dua pendekatan untuk mempelajari teknologi blockchain ini. Pertama adalah pendekatan konsultasi (Blockchain Technology Consultant), yang menitikberatkan pada bagaimana mem-blockchain-kan suatu proses bisnis atau operasional lainnya. Kedua adalah pendeketan pengembangkan (Blockchain technology Developer), yang menitikberatkan pada bagaimana mengembangkan/membuat aplikasi berbasis blockchain.

Don Tapscott adalah penulis buku Blockchain Revolution yang sangat laris dan pernah saya rekomendasikan disini. Dia membuat kumpulan kursus online tentang blockhain di Coursera bernama Blockchain Revolution Specialization, yang merupakan gabungan dari 4 tema kursus yaitu Introduction to Blockchain Technology, Transacting on The Blockchain, Blockchain and Business: Applications and Implications, Blockchain Opportunity Analysis. Saya berhasil menyelesaikan kursus ini, dan menurut saya ini adalah kursus tentang teknologi blockchain yang terbaik. 

186547942 10159023028295202 4384248853783874725 n

Oh ya kalo berminat untuk mengikuti sertifikasi internasional tentang Blockchain Technology Consultant, bisa mengikuti sertifikasi internasional ini dari Telkom University bekerja sama dengan TuV Rheinland. Saya salah satu pengajar di sertifikasi ini. Infonya ada di Website ini.

Screen Shot 2021 05 17 at 14 56 54

Dinamika Vaksin Covid Sepanjang Tahun 2020

Setahun lebih pandemi Covid19 berlangsung, banyak diskusi dan berita berkaitan dengan pencegahan penyebaran pandemi ini, diantaranya adalah social distancing, dan juga vaksinasi.

Bagaimana pembicaraan tentang Vaksin Covid19 di Twitter sepanjang tahun 2020 ?.
Kita kumpulkan data dengan keyword : vaksin corona, vaksin covid, vaksin covid19, vaksin covid-19.

Diperoleh trend percakapan tentang vaksin baru mulai meningkat setelah diberlakukannya PSBB pada bulan maret 2021. Ditahap ini, masyarakat berharap adanya vaksin sebagai solusi dari pandemi. Percakapan Kembali meningkat pada bulan juli dan agustus ketika akan diadakannya uji klinis vaksin di Bandung. Kemudian sempat menurun, namun meningkat secara drastis di bulan Desember saat ada berita kedatangan vaksin sinovac.

Untuk SNA, Jokowi jadi sosok kunci pembicaraan terkait vaksin. Dapat ditemukan beberapa kelompok percakapan, seperti kelompok media (ungu), kelompok pemerintahan (oranye), aparat (hijau), dan kelompok aktivis kesehatan (biru).

Analisa sentimen menunjukkan mayoritas percakapan tentang vaksin memiliki sentimen netral. Sedangkan sentimen positif melebihi sentimen negatif. Hal ini wajar karena masyarakat menaruh harapan besar terhadap vaksin untuk menyelesaikan atau mereduksi efek pandemi.

Dari topic modelling atau topik pembicaraan diperoleh 4 topik besar berturut turut yaitu yaitu disiplin protokol kesehatan sebelum ada vaksin, masyarakat harus percaya vaksin, uji klinis vaksin oleh biofarma.

2021, ternyata ancaman covid belum ada tanda tanda mereda, bahkan meningkat di beberapa negara lain seperti di India. Mari tetap bersabar untuk jaga protokol kesehatan.

 

Network  1Tren  1Sentiment  1Persentase topik  1

Penipuan di Depan Mata Akun Twitter BNI

Saya jadi korban penipuan, tidak menyangka saya yang cukup hati hati ini dan cukup aware dengan berbagai modus penipuan, ternyata bisa juga ketipu. Ceritanya diawali pada saat pin ATM BNI saya terblokir. BNI memang bukan merupakan akun utama perbankan saya, karena saya pernah kecewa dengan pelayanannya di masa lampau. Saya terpaksa memakai BNI karena transferan sertifikasi dosen masuknya ke sana.  Saya kemudian telpon call center untuk membuka blokiran kartu ATM tersebut. Entah kenapa nomer KTP saya tidak sesuai dengan catatan di BNI, jadi saya diharuskan ketemu CS di kantor BNI.

Mengantri di CS sangatlah menyebalkan, segala urusan nasabah yang rumit dan ringan, semuanya harus ketemu CS. Reset pin ATM sebenernya masalah ringan, tapi ngantrinya sama aja dengan masalah nasabah yang berat. Saya ke kantor BNI sampai berulang 3 kali di 3 hari yang berbeda, karena setiap kali datang selalu antriannya sudah mengular. Kesal dengan kondisi antrian tersebut yang bisa menghabiskan waktu yang seharusnya untuk kegiatan lain.

Saya kemudian menyindir di Twitter dengan memention BNI. eh ga lama kemudian saya disambut oleh jawaban CS BNI. seperti ini jawabannya.

 Photo 2021 03 12 22 14 33

Membaca jawaban diatas saya sangat senang, karena BNI sangat responsif menjawab tweet saya, sehingga saya langsung kontak WA diatas.

Saat itu saya tidak tahu yang menjawab diatas adalah akun penipu. Akun resmi BNI sendiri baru menjawab 4 jam kemudian, sengat terbuka lebar ruang buat penipu untuk mencari korban. Saat ini tweet yang saya screenshot diatas sudah dihapus oleh penipu. Kalo diperhatikan baik baik akun diatas jelas akun penipu, namun saat itu, saya tidak melihat jelas nama akunnya di layar HP, dan ini saya bayar mahal.

Singkat kata si penipu membantu saya mereset pin, walaupun saya tidak bisa konfirmasi karena saya tidak sedang di dekat ATM.

Saya akui saya lengah, dan ini sangat manusiawi, saya ceroboh memberikan OTP, akibatnya tabungan saya dibobol abis (alhamdulilah tidak terlalu banyak, karena memang bukan tabungan utama). Saya sadar tertipu, karena CS BNI palsu ini mulai menanya nanya tabungan saya yang lain. tapi ya saya sudah terlanjur tertipu .

Akhirnya saya laporlah ke BNI lewat twitter dan lewat call center.

Lewat call center, BNI tidak bisa ngapa ngapain karena uang saya yang diambil penipu bukan dilarikan secara transfer ke akun bank, tapi di TRX ke DANA ,saya ga tau mekanisme DANA seperti apa, menurut BNI ini adalah mekanisme belanja jadi tidak bisa digagalkan. intinya saya harus rela uang saya hilang, tanpa ucapan penyesalan apapun dari pihak call center tersebut. oke lah fine …

Yang lebih ajaib saat komplain BNI lewat twitter nih. saya komplain dong.  Kenapa ada akun penipu merajalela di Twitter, BNI tidak bisa melakukan apapun. Atau paling tidak kecepatan jawaban BNI harus balapan dong dengan kecepatan penipu menjawab. 

Komplainan saya dijawab dua kali oleh penipu dong. edun ini penipuan secara sistematis (banyak akun, pake bot, banyak nomer telpon), bahkan berani memention akun @BNI nya. Di depan mata akun resmi lho ini,  berani sekali. Apa BNI tahu atau tutup mata dengan praktek ini .. wallahualam.

Screen Shot 2021 03 10 at 12 53 35

Saya nulis ini untuk pembelajaran. penipuan makin merajalela. saya yakin banyak sekali korbannya diluar sana.

Semoga tidak terjadi pada rekan rekan semua.

Salam. 

 

Menyimpan Publikasi di arXiv

arXiv adalah tempat penyimpanan publikasi riset yang bersifat terbuka. Biasanya sebelum versi publikasi final, peneliti meletakkan draft atau versi awal papernya ke arXiv. Motivasinya sih umumnya karena ingin mengklaim riset yang dilakukan, atau juga karena juga ingin memberikan kesempatan kepada publik untuk mempelajari paper tersebut. Seperti kita ketahui, kebanyakan setelah dipublikasi maka untuk memperoleh atau membaca paper paper itu maka kita harus membayar ke jurnal atau penerbit.

Hal ini membuat arXiv jadi tempat yang populer untuk mencari publikasi publikasi yang bersifat gratis. Kekurangannya arXiv adalah tidak semua peneliti rajin mengupdate papernya, sehingga bisa jadi paper yang di arXiv adalah versi yang belum sempurna. Namun ini bisa diakali dengan kita memperhatikan kebiasaan peneliti peneliti yang rajin dan selalu update versi publikasinya di arXiv. 

Pada saat awal karir menjadi peneliti dulu, saya tidak tahu strategi publikasi paper yang baik, sehingga beberapa diantara paper ini masuk ke konferensi atau jurnal yang tidak terindeks Scopus, makanya saat ini sulit dicari keberadaannya di online. Saya memutuskan mengupload paper paper tersebut ke arXiv. Supaya nanti bisa bermanfaat buat mahasiswa dan periset lainnya

Berikut link arXiv saya. Selamat melipir, nanti listnya akan saya update terus.

https://arxiv.org/a/0000-0001-5106-7561.html

 

Screen Shot 2021 02 17 at 16 45 22

Buku Pengenalan Social Network Analysis (SNA)

Sudah sejak 3 tahun yang lalu saya berencana menulis buku tentang pengenalan Social Network Analysis (SNA). Saya lihat kebanyakan buku SNA ditulis dalam bahasa Inggris, belum nemu yang dalam bahasa Indonesia. Berdasarkan pengalaman riset di lab. Social Computing and Big Data (SCBD), dan juga riset disertasi saya tentang SNA, maka saya tekatkan untuk harus segera menulis buku SNA.Namun rencana ini tidak semulus yang saya perkirakan, ternyata membutuhkan usaha yang tidak mudah untuk menjaga konsistensi komitmen menulis. Nah, .. akhirnya toh buku ini selesai juga setelah mencicil selama 3 tahun. Buku selesai ditulis pada bulan oktober 2020, tapi bukunya sendiri baru diluncurkan / dijual ke pasar bulan januari 2021 ini.

SNA adalah salah satu bidang keahlian saya, makanya sudah seharusnya saya menulis tentang bidang ini. Pada era Industri 4.0 dan ledakan data yang masif dewasa ini, SNA sangat membantu untuk menstrukturkan, mengukur, dan memformulasikan jejak digital manusia sehingga bisa membantu para pengambil keputusan untuk memahami perilaku manusia. SNA merupakan metodologi fundamental, seperti statistik bisa diimplementasikan ke berbagai domain, seperti bidang bisnis, komunikasi, politik, perbankan, rekayasa, keamanan, dan lain lain.

Buku yang saya tulis ini judul lengkapnya adalah “Pengenalan Social Network Analysis : Konsep dan Praktis”. Dari judul terlihat yang saya sampaikan adalah konsep dasar SNA dari sisi teori graf sampai penjelasan permodelan sosial dan praktis dalam artian implementasi pada beberapa bidang, dan yang paling akhir buku ini dilengkapi kode python dan R yang bisa dicoba sebagai latihan untuk komputasi metrik SNA. Buku ini cocok buat mahasiswa atau khalayak umum yang ingin memahami SNA, terutama sih pada prakteknya untuk analisa data data media sosial.

Oh ya buku ini saya tulis bersama dengan co-author saya Dian. Beliau adalah alumni dari lab. SCBD, yang saat ini menjadi dosen di FEB Telkom University.

Buku ini dijual dengan harga 85000 untuk Hard Copy, dan 75000 untuk Soft Copy. Untuk pembelian, bisa melalui Link Tokopedia berikut :

https://www.tokopedia.com/scbd-shop/buku-pengenalan-social-network-analysis-konsep-dan-praktis

1  1

3

HAKI Pertama

Intellectual Property atau dikenal dalam bahasa indonesia “Hak Atas Kekayaan Intelektual” adalah suatu hak yang muncul dari hasil olah pikir yang menghasilkan produk atau proses yang bermanfaat untuk umat manusia. Biasa para peneliti, inovator, dan orang orang di bidang R&D dari suatu organisasi yang mengajukan HAKI ke suatu badan di negara tersebut. Pengakuan HAKI sangat penting, jika nanti timbul suatu perselisihan atau klaim akibat dari nilai ekonomis yang dihasilkan dari produk yang di HAKI kan.

Dosen atau peneliti seperti saya seharusnya bisa membuat banyak HAKI atas hasil penelitan / penemuan yang dihasilkannya. Sayangnya selama ini saya tidak terlalu memahami HAKI dan aturannya, akibatnya setelah hampir 10 tahun ngedosen, saya belum pernah mengajukan HAKI. Padahal salah satu poin performansi dosen itu adalah menghasilkan HAKI.

Untungnya saya mendapatkan hibah dari RISTEKDIKTI selama 2 tahun (2019-2020), dimana salah satu luaran yang harus dihasilkan dari hibah tersebut adalah HAKI. Dengan dibantu oleh Klinik HAKI kampus Telkom University, akhirnya brojol juga HAKI saya pertama atas produk “Personality Measurement Platform”, yaitu suatu platform yang mendeteksi kepribadian manusia berdasarkan teks hasil postingan di media sosial. Teks tersebut harus berbahasa Indonesia. Platform ini mampu mendeteksi bahasa informal (slank dan gaul) dan kemudian memetakan ke kualitas karakter orang yang posting teks tersebut.

Oh ya hibah riset yang menghasilkan HAKI ini berjudul “Model Ontologi Pemetaan Kepribadian Manusia dari Jejak Digital Teks Bahasa Indonesia”

 

Screen Shot 2020 07 20 at 14 16 36

Satu Abad ITB

ITB baru saja berulang tahun ke 100 pada tanggal 3 juli 2020. Saya menghabiskan hampir 12 tahun hidup saya menimba ilmu di ITB. Antara tahun 1990-1996 menjadi mahasiswa S1 jurusan Matematika (FMIPA), sedangkan antara 2012 sampai dengan awal tahun 2018 saya adalah mahasiswa doktoral STEI (Sekolah Teknik Elektro dan Informatika). Banyak sekali pengalaman hidup, intelejensia, sosial, dan spiritual tertempa selama saya menjadi anggota civitas academica ITB.

Kini sesudah saya mengarungi dunia saya sendiri, saya ingin mengucapkan terima kasih atas pengalaman yang diberikan. Selamat ulang tahun seabad ITB, semoga sumbangsihmu semakin besar untuk negeri ini. 

Saya sempatkan mampir ke ITB weekend ini dan berpose diantara dua pilar fakultas / sekolah saya, yaitu FMIPA dan STEI

Photo 2020 07 06 09 06 19

Photo 2020 07 06 09 06 25

Photo 2020 07 06 09 06 28

Photo 2020 07 06 09 06 33

 

 

Isu Rasialisme pada Kerusuhan di US

Kerusuhan yang terjadi di Amerika (Riot in USA) beberapa hari terakhir ini diduga karena isu rasial. Setelah ngubek ngubek percakapan di Twitter memang terbukti isu rasial merupakan isu dominan yang melatari demo di kota kota besar di US. Gerakan Black Lives Matter yang muncul sejak beberapa tahun belakangan menjadi semakin intense karena kejadian terbunuhnya George Floyd oleh polisi kulit putih di Mineapolis.  

50 tahun yang lalu US masih implementasi hukum segregasi, ini sudah menjadi budaya yang mengakar di masyarakatnya, tidak akan mudah dihilangkan begitu saja. Seperti di Indonesia, jaman diponegoro masyarakat kita sudah terkenal murah senyum, sampai sekarangpun (sudah ratusan tahun), kita tetap murah senyum. Ini menunjukkan bahwa 50 tahun itu masih terhitung sebentar untuk merubah budaya.

Anyway hasil discourse network analysis, diperoleh kata kata dominan berikut. Terdapat juga tweet dari Trump, namun tidak terlalu dominan, walaupun tweet Trump malah tidak “wise”, alias tidak membuat demo menjadi semakin reda. Bersyukur di Indonesia, kita tidak begitu. Warna ungu dan warna hijau merupakan kumpulan kata kata dominan. yang kata kata tidak dominan tidak saya tunjukkan. 

Screen Shot 2020 05 30 at 13 37 18

Mampir ke Gudangnya Data (Badan Pusat Statistik)

Sebagai orang data, maka salah satu cita cita utama adalah maen dan berdiskusi dengan lembaga pusat data, nah kalo di indonesia, lembaga resmi pemerintah itu namanya Badan Pusat Statistik (BPS). Seminggu sebelum pandemic covid19, yaitu tanggal 10 Maret 2020, saya diundang mas Tio (Setia Pramana, PhD) untuk sharing “Social Media Analytics” ke BPS.

Seharian saya berbagi mengenai fenomena, teori, dan praktek mencari pola pada data data yang berasal dari media sosial. BPS sangat memperhatikan implementasi Big Data dalam metodologi mereka, makanya mas Tio diangkat untuk meleverage keilmuan tersebut, dengan salah satu caranya mengundang beberapa narasumber untuk sharing, salah satunya saya. Pengalaman dan diskusi yang menyenangkan, thanks mas Tio.

89139982 10157811393410202 6172514156411879424 o

89656799 10157811393655202 5449853344417841152 o

89358227 10157811393840202 206713657810223104 o

89354542 10157811393550202 8832448202381721600 o

89273276 10157811394105202 1901241842796593152 o

89731603 10157811394265202 4041091942342197248 o

Project otak atik Discourse Network Analysis (DNA) Skala Besar pada Berita Global Coronavirus

DNA digunakan untuk mencari maksud/tujuan, agenda, motivasi, selain juga aktor advokasi, dan koalisi /persekongkolan (bisa yang tertulis pada dokumen, bisa dari debat verbal, dan bisa juga dari pidato). DNA merupakan kombinasi studi kualitatif analisa konten dan studi kuantitatif analisa struktur jejaring sosial (SNA) / aktor. Analisa kualitatif dokumen skala besar sangat sulit dilakukan, maka dari itu dimulai dari analisa kuantitatif dulu untuk menyaring/mereduksi dokumen menjadi topik topik penting menggunakan analisa jejaring teks.

Sumber data : https://blog.aylien.com/free-coronavirus-news-dataset/

Jumlah berita : 550.000 berita bahasa inggris

Durasi : 1 november 2019 – 5 april 2020

Topik / tema : berita yang berkaitan dengan coronavirus

Sumber : 400 media internasional

Ukuran file : 7.6 GB

Dari sumber berita diatas diperoleh jejaring teks sebesar 270.616 kata dan 14.277.297 hubungan antar kata tersebut, wow sangat besar jaringannya. Sepertinya butuh HPC atau pake kekuatan komputer cloud. Berhubung lagi WFH, sehingga ga bisa ke lab kampus, yah udah dikerjain perhitungannya di rumah pake modifan koding setengah inget setengah lupa pas disertasi dulu (python dan neo4J).

Topik 1 (kata dominan china-pandemic-public) : menceritakan bagaimana pandemic diawali di china, kemudian muncul anjuran social-distancing, karena ada isu dengan emergency-healthcare yang overload. yang menarik dari topik ini ada pola dibelakang yang tidak terlihat jelas (non-obvious), yaitu trump-political-law dan necessary-measures-serious-risk menunjukkan berita pernyataan trump menanggapi munculnya pandemic saat itu.

Topik 2 (kata dominan market-global-economy-business ) : isu ekonomi dominan pada topik ini sebagai akibat dari lockdown yang terjadi hampir diseluruh negara di dunia. ada dua klaster berdekatan america-shares-domestic dan investment-interest-expect menunjukan harapan iklim investasi di USA (growing) meskipun ada ancaman pandemic. selain itu terdapat klaster berita negatif, dengan kata decline-reduce aktivitas ekonomi yang berakibat unemployment, sayang kata tersebut tidak mencapai Top50 di topik ini.

Topik 3 (kata dominan coronavirus-medical-health-infected-quarantine) : isu kesehatan dominan pada topik ini, termasuk berita kematian, dan upaya untuk mereduksi penyebarannya government-flight-suspended dan school-hospital-isolation. berita banyak memunculkan kondisi kesehatan pada beberapa kota/negara di dunia, seperti wuhan-london-italy-australia.

Topik 4 (kata dominan provided-mask-food-important) : fokus pada anjuran untuk pencegahan penyebaran virus dan menjaga daya tahan tubuh muncul dari kata kata distance-touch-directly, check-physical-app, keeping-healthy-sense-clean, dan wearing-protective-cover. Akhirnya ketemu 4 topik atau agenda utama yang dominan dari ratusan ribu berita diatas.

Analisa aktornya belum dilakukan, monggo yang berminat silahkan barengan ngulik dataset diatas. kalo dapat cerita menarik, kita jadikan publikasi ilmiah. cara analisanya aktornya bebas, barangkali ada yang mempunyai ide ide brilian untuk data skala besar tersebut, tapi jangan minta saya untuk ngajarin lho ya, biar ketemu cara yang berbeda (bahkan lebih baik mungkin).

Modularity0blacklogoModularity1blacklogoModularity2blacklogoModularity3blacklogo