Sertifikasi Internasional Big Data Analyst (Launching + Batch 1)

Setelah merintis lebih kurang setahun akhirnya saya dan tim Research Center Digital Business Ecosystem (RC DBE) berhasil menyelenggarakan Sertifikasi Internasional Big Data Analyst bekerja sama dengan TUV Rheinland. Proses paling lama pembentukan program ini adalah membuat materi yang memenuhi standard internasional mengenai keilmuan Big data Analyst. Output dari sertifikasi personal ini adalah individu yang mempunyai kemampuan untuk melakukan proses predictive analytics, membuat model predictive berdasarkan data terstruktur dan tidak terstruktur, mempunyai pemahaman dan mampu melakukan proses machine learning, kemampuan melakukan text analytics, analisa jejaring sosial, framework komputasi big data, computational modelling, serta artificial neural network dan deep learning.

Tanpa diduga respon pasar sangat bagus. Batch 1 dilaksanakan tanggal 15-19 Juli langsung fully booked, demikian juga untuk batch 2 yang akan dilaksanakan nanti bulan agustus, jadi pendaftar saat ini hanya bisa mendapatkan tempat di batch 3 dan seterusnya.

Launching acara sertifikasi ini dilakukan pada tanggal 15 Juli pagi, dihadiri rektor Universitas Telkom dan Direktur dari TUV Rheindland Indonesia. Berikut ini adalah foto fotonya

66635283 10157117950460202 1548982467858268160 o66980030 10157117950505202 7201925355207131136 o67163142 10157117950580202 2825727561781215232 o

Rangkaian acara sertifikasi berlangsung selama 4 hari (26 jam) penyampaian teori dan praktek mulai dari materi introduction, statistik, data mining, machine learning, SNA, text analytics, computation model, deep learning, dan big data computation. Berikut ini adalah suasana kelas pelatihan sertifikasi.

66687830 10157117950715202 5393105672407613440 oWhatsApp Image 2019 07 19 at 10 12 13 PMWhatsApp Image 2019 07 19 at 10 12 14 PM

Pada hari ke 5 dilaksanakan ujian sertifikasi secara online. Berikut ini suasana ujian dan wrap up perpisahan diakhir acara disertai foto bersama

WhatsApp Image 2019 07 19 at 10 15 57 PMWhatsApp Image 2019 07 19 at 10 15 57 PM 1WhatsApp Image 2019 07 19 at 10 15 57 PM 2

Tertulis di kaos peserta, “Big Data is not about Data” . Sampai jumpa di batch 2.

beberapa testimoni peserta

WhatsApp Image 2019 07 19 at 10 19 22 PMWhatsApp Image 2019 07 19 at 10 19 23 PMWhatsApp Image 2019 07 19 at 10 19 25 PMWhatsApp Image 2019 07 19 at 10 19 25 PM 1WhatsApp Image 2019 07 19 at 10 19 26 PMWhatsApp Image 2019 07 19 at 10 19 26 PM 1WhatsApp Image 2019 07 19 at 10 19 27 PM

 

 

 

 

 

 

 

 

Workshop Data Engineering untuk Auditor Kementrian Keuangan

Departemen Keuangan akhir akhir ini meningkatkan fokus dalam membekali sumber daya manusianya dengan pengetahuan mengenai Data Science. Beberapa pekerjaan harian dari kemenkeu seperti Auditor pajak bekerja dengan data dengan skala besar dan struktur data yang kompleks. Auditor dari berbagai inspektorat jendral dalam lingkungan kemenkeu, sering mengalami kesulitan dalam ekstrasi informasi dari data untuk mendukung pekerjaan mereka, dikarenakan belum mempunyai bekal pengetahuan yang cukup untuk melakukan proses analitik.  Saya dan tim RC DBE diminta untuk memberikan workshop yang terdiri dari 3 rangkaian kegiatan, yaitu data engineering (persiapan dan transformasi data), machine learning berbasis data terstruktur, dan capstone project.  Workshop ini diadakan dalam waktu 5 hari (22-26 April 2019). Dalam capstone project, para peserta diminta menyelesaikan masalah keseharian mereka menggunakan data yang ada dan berdasarkan storytelling yang sesuai dengan permintaan kemenkeu. Berikut ini adalah foto foto kegiatan tersebut

 

58917015 10156908069325202 8568533805051150336 o

58461017 10156908069370202 1867644237785333760 o58543927 10156908069630202 2895275533413646336 o58719879 10156908069805202 5674843153224433664 o58380912 10156908069740202 8737763969009188864 o

Penutupan R Academy Ramadhan Edition dan BukBer RC DBE

Ditengah kesibukan aktivitas riset dan kegiatan pelatihan,  Kami dari Research Center Digital Business Ecosystem (RC DBE) menyempatkan diri untuk mengadakan acara bukber dengan segenap partner, peneliti (senior dan junior), serta tidak lupa mengundang wakil rektor Telkom University bidang penelitian, Ibu Dr. Rina Pudji Astuti. Acara dilaksanakan di Hotel Luxton pada tanggal 24 mei 2019, bertepatan dengan ditutupnya acara R Academy Ramadhan Edition yang sudah dilaksanakan sejak tanggal 21-24 Mei 2019.

Pada kesempatan tersebut, saya memberikan sambutan dengan melaporkan kegiatan / program yang kami lakukan dan juga rencana program program RC DBE ke depannya, Ibu wakil rektor memberikan sambutan sekaligus memberikan semangat kepada tim RC DBE untuk lebih bersemangat lagi kedepannya.Semoga silaturahmi ini membawa semangat baru untuk RC kami. 

Berikut foto foto acara penutupan R Academy dan acara bukber RC DBE

61012273 10156977223965202 183989058861531136 o

60991318 10156977223860202 5128414826594304000 o60801489 10156977224035202 4902948598540402688 o61126873 10156977224180202 1570938997805416448 o61090818 10156976644100202 7090597449252732928 n61340386 10156976644025202 6725902851207331840 n60985208 10156977224710202 8172285284872880128 o

 

 

Menularkan Semangat Big Data ke FEB UPI

Dalam banyak kesempatan saya sering menjelaskan mengenai pentingnya rekan rekan dosen dan peneliti dari keilmuan sosial untuk belajar Big Data. Tujuan utamanya agar lebih update dengan kemajuan perkembangan keilmuan, yang mungkin juga bisa diimplementasikan ke penelitian pada bidang keilmuan masing masing. Suatu saat saya dikontak oleh seorang dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pendidikan Indonesia (FEB UPI) untuk memberikan wawasan mengenai Big Data dalam bentuk pelatihan kedosen dosen di fakultas mereka. Setelah saya sanggupi, maka saya gerakkan tim lab Social Computing dan Big Data (SCBD) dan Research Center Digital Business Ecosystem (RC DBE) untuk merancang materi dan membuat pelatihan.

Pelatihan diadakan di lokasinya di Telkom Professional Certified Center (TPCC), gedung Magister Management FEB TelU, pada tanggal 24 April 2019. Karena ingin materi pelatihan lebih implementatif, maka materi yang kami (saya dan tim) bawakan adalah materi Social Media Analytics. Peserta sebanyak 20 orang dosen dosen FEB UPI. Secara umum peserta sangat antusias mendapatkan pengetahuan baru. Suasana kelas juga sangat aktif dengan banyaknya diskusi yang terjadi. Saya berharap semoga semangat Big Data benar benar menular dan diresapi para peserta. Berikut adalah foto foto suasana pelatihannya.

 

58684780 10156903371060202 4921318616047026176 o

58382148 10156903370855202 4490124356457857024 o

58629964 10156903371020202 6853437116173516800 o

58376829 10156903371110202 378936877102661632 o

58377437 10156903370660202 5257488566753165312 o

58375043 10156903370905202 2708075110325026816 o

 

58376801 10156903370595202 5388000674279587840 o

57649366 10156903370780202 2287358595253141504 o

57852581 10156903370725202 3008096022107783168 o

 

 

 

Publikasi Scopus Mei 2019

Update terakhir daftar publikasi Scopus saya adalah pada bulan Agustus 2018 . Setelah update tersebut, sebagian publikasi konferensi sepanjang tahun 2018 sudah pada muncul dalam daftar Scopus. Total saat ini terdapat 34 publikasi Scopus yang bisa dilihat pada halaman ini. Dari 34 publikasi tersebut, disitasi sebanyak 74 kali oleh 56 publikasi Scopus lainnya. Nilai h-index, yaitu ukuran produktivitas dan manfaat publikasi kepada peneliti lainnya (dalam bentuk sitasi). Nilai h-index dilihat dari publikasi yang paling banyak disitasi dan jumlah sitasi yang diperoleh dari publikasi lainnya. Nilai h-index publikasi saya adalah 5, termasuk bagus untuk jumlah publikasi yang masih sedikit. 

Selanjutnya motivasi saya adalah meningkatkan jumlah publikasi dengan lebih sering memasukkan publikasi penelitian ke jurnal internasional bereputasi (Scopus Q4, Q3, Q2, bahkan Q1), sambil tetap menjaga ritme produktivitas publikasi di prosiding konferensi terindeks Scopus. Saat ini setahun, produktivitas saya rata rata adalah sekitar 10-15 publikasi pada prosiding terindeks Scopus. Doakan semoga makin rajin 😉

 

Screenshot 20190510 214545

Pilpres dan Fanatisme (Film Sexy Killers)

Pilpres tinggal beberapa hari lagi. Generasi saya (X, Y dan generasi lebih tua) sibuk sekali berantem membela jagoannya masing masing. Sementara saya ditunjukan satu video / film dokumenter yang dibuat oleh WatchDog, berjudul Sexy Killers. Saya peroleh video ini dari anak saya yang dia juga peroleh dari lingkungan pertemanannya di generasi milenial. Saya malu sekali dengan generasi anak saya, generasi saya sangat naif melihat masing masing paslon sebagai “orang suci” yang tidak tahunya mereka termasuk aktor aktor utama dalam bisnis penambangan batubara untuk keperluan PLTU. Batubara yang murah sudah banyak merusak lingkungan ekosistem di Indonesia. Inikah yang kita wariskan ke anak kita ? 

Simak film lengkapnya disini (1,5 jam)

Education 4.0

Banyak artikel dan riset yang menunjukkan teknologi menganggu / merubah secara revolusioner suatu proses, termasuk proses bisnis dan proses hubungan sosial. Industry 4.0 atau revolusi industri 4.0 menunjukkan bagaimana teknologi merubah secara drastis praktek bisnis dari industri. Di bidang lain juga kita kenal ada Health 4.0, dan juga Education 4.0 yang jadi bahasan di entry blog ini. 

Saya diundang menjadi narasumber pada acara seminar Education 4.0 yang dihadiri oleh kepala sekolah SD, SMP, SMA / SMK. Para kepala sekolah ini merupakan garis depan pendidikan dasar dan menengah generasi masa depan bangsa. Sebagai dosen, saya sering menghadapi mahasiswa yang tidak berkarakter, dalam konteks tidak tahu tujuan / maunya apa, tidak tahu passionnya, tidak terlibat dalam diskusi di kelas, tidak kritis, bahkan beberapa tidak jujur (fair). Nah, kalau kita runut ulang, perilaku perilaku tersebut muncul karena karakter tersebut kurang dipentingkan di pendidikan sekolah dasar dan menengah.

Education 4.0 adalah konsep yang menunjukkan bahwa dengan kemajuan teknologi, siswa sebagai pusat pembelajaran mempunyai kemampuan untuk mengakses materi pembelajaran, dan menerapkannya ke industri dalam bentuk magang, atau melakukan riset berkolaborasi dengan peneliti lain. Untuk itu diperlukan karakter yang kuat agar siswa mampu memanfaatkan teknologi yang ada.

Pada kepala sekolah tersebut, saya tekankan perlunya pendidikan holistik, yaitu pendidikan yang menitik beratkan kepada nilai siswa sebagai manusia. Siswa paham peran diri dalam ekosistemnya, memahami efek positif dan negatif dari setiap tindakan terhadap lingkungan, baik hubungan antar manusia maupun hubungan dengan lingkungan (menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah  sembarangan, dll).

Walaupun bukan seorang ahli pendidikan, saya bercerita berdasarkan pengalaman mendidik anak yang pernah bersekolah dasar di sekolah holistik kemudian sekarang masuk ke SMA negeri dan pengalaman mengajar mahasiswa. Pengalaman praktis ini banyak bermanfaat untuk para kepala sekolah. Saya ceritakan anak saya sekarang di SMA Negeri mempunyai karakter yang lebih kuat dibanding teman temannya, karena mereka selama ini berkutat ke pendidikan akademis saja, sehingga nilainya bagus dan bisa masuk ke SMA Negeri favorit. Pendidikan karakter banyak diabaikan. Menurut saya ini adalah masalah terbesar bangsa kita. Hal ini sudah terpotret dari karakter mahasiswa dan juga nantinya karakter lulusan (generasi muda pada umumnya)

Saya juga bercerita pentingnya siswa mempunyai karakter yang kuat (kritis, jujur, logis, dan obyektif), karena di masa depan mereka akan bersaing dengan otomatisasi (tenaga robot), sehingga jika memiliki keunikan maka mereka akan dengan mudah akan tergantikan oleh robot (otomatisasi)

 

57097016 10156870491085202 1739220528041820160 o

berikut ini adalah materi presentasi saya

Kejar Target Membaca dibantu Kindle

Jadi ceritanya kesibukan yang ga ada abisnya di kantor membuat kesempatan membaca menjadi hampir tidak ada. Sering sudah diniatkan untuk membaca (dan tentunya sudah dapet/beli format digital bukunya), ternyata malah ga kesampean bacanya. Beberapa topik/buku ingin saya baca setelah baca review review mengenai buku terbaik jadi terbengkalai. Diantara topik/buku favorit yaitu tentang Artificial Intelligence, Human + Machine, Industry 4.0, Life, Blockchain / Cryptocurrency, dan masih banyak lagi. Sebelumnya saya pernah punya target membaca 2-3 jam sebelum tidur malam, dengan harapan tidur pukul 12 malam, tapi ternyata jam 9 juga udah tewas :P. 

Ceritanya terpaksa, biar bisa baca dimana aja akhirnya nitip beli kindle ke istri pas lagi ada konferensi di Jepang. Amazon kindle yang dipilih adalah paperwhite 8th gen, 32GB. Dengan sedikit usaha maka saya konvert koleksi buku pdf dan epub, menjadi format mobi supaya bisa dibaca di Kindle. Sebenernya 4 tahun yang lalu saya juga udah pernah pake kindle, namun waktu itu, kindle belum begitu nyaman buat baca format pdf, jadi ga dipake lama. Nah, ternyata Kindle versi baru ini cukup enak untuk membaca buku pdf.

Sekarang setelah punya kindle, mulai lagi kejer target membaca 2-3 jam tiap hari, anytime and anywhere … berkat buku digital di kindle. Dengan membaca, banyak penyegaran tentang ilmu, ide, filosofi, kreatifitas, dan lain sebagainya. Apalagi dalam sebagai dosen dan juga tukang ngamen (pembicara keliling), membaca itu perlu untuk jadi selingan dan bahkan bahan pada saat ngajar di kelas.

Selamat membaca

WhatsApp Image 2019 03 12 at 17 31 29WhatsApp Image 2019 03 12 at 17 31 29 1

Wisdom is …

satu quote yang saya suka saat ini, terutama berkaitan dengan keriuhan suasana politik indonesia menjelang pilpres 2019.

wisdom is breadth. the essence of wisdom is not having a narrow view. its a broad framing. most human is narrow and noisy thinkers

semoga quote diatas bisa dimaknai oleh bangsa kita, semoga semuanya mencapai tingkat bijak yang wajar 🙂 ..

Riset Smart Farming dengan LIPI

Salah satu kerja sama antara Research Center Digital Business Ecosystem (RC DBE) Telkom University dan UPT Balai Pengembangan Instrumentasi (BPI) LIPI adalah pengembangan riset Smart Farming dan Smart Aquaculture. Kedua teknologi ini diinisaisi dan dikembangkan oleh tim BPI LIPI. Smart Farming adalah metode pertanian dengan memanfaatkan teknologi untuk otomatisasi proses pertanian seperti penyiraman air, pengaturan suhu, kelembaban dan lain lain. Lokasi demo implementasi teknologi Smart Farming ada di desa Pamalayan, Kab Garut, di Kaki Gunung Cikuray. Di lokasi ini, teknologi tersebut diimplementasikan ke area kebun strawberry (greenhouse and non greenhouse). Di lokasi ini juga terintegrasi dengan peternakan ayam dan sapi. Beberapa teknologi yang diimplementasikan seperti energi surya, angin, pemanfaatan kotoran sapi untuk penghangat kandang ayam, selain implementasi teknologi sensor (IoT / Internet of Things) untuk penyiraman tanaman, penyesuaian suhu, kelembaban, pemberian nutrisi secara otomatis. Sedangkan Smart Aquaculture adalah teknologi nano bubble pada kolam untuk meningkatkan kadar oksigen pada air, teknologi ini bisa meningkatkan jumlah dan kualitas ikan / udang di tambak. Smart Aquaculture baru akan dikembangkan demo lokasinya pada tahun 2019.

Saya dan tim RC DBE diundang untuk melihat lokasi Smart Farming. Tujuan utama acara sebetulnya adalah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara RC DBE dan BPI LIPI. Acara dilangsungkan di kantor desa Pamalayan, dan kemudian dilanjutkan makan siang dan peninjauan lokasi Smart Farming yang tidak jauh dari kantor desa tersebut. Dengan melihat demo pemanfaatan teknologi, tim RC DBE sudah bisa mempunyai ide ide baru untuk penelitan lebih lanjut, kemungkinan sampai kearah komersialisasinya dan juga implikasi sosial ekonomi dari teknologi ini. Oh ya sebagai bonus kami dipersilahkan memetik strawberry dan jeruk garut sesukanya, Berikut foto foto dari acara tersebut. 

48422192 10156624529530202 4971924824126390272 n

49080563 10156624530135202 2437147293393092608 n48421992 10156624529625202 3923695415102275584 n48420788 10156624529980202 5112148763242135552 n48390280 10156624530025202 2827470815992217600 n49344967 10156624529555202 5397898349103808512 n49323233 10156624529720202 5558226793908928512 n

48894141 10156624529775202 8951364838806781952 n48416521 10156624530105202 3387924757759393792 n49067549 10156624530205202 6410933533384114176 n