Satu Abad ITB

ITB baru saja berulang tahun ke 100 pada tanggal 3 juli 2020. Saya menghabiskan hampir 12 tahun hidup saya menimba ilmu di ITB. Antara tahun 1990-1996 menjadi mahasiswa S1 jurusan Matematika (FMIPA), sedangkan antara 2012 sampai dengan awal tahun 2018 saya adalah mahasiswa doktoral STEI (Sekolah Teknik Elektro dan Informatika). Banyak sekali pengalaman hidup, intelejensia, sosial, dan spiritual tertempa selama saya menjadi anggota civitas academica ITB.

Kini sesudah saya mengarungi dunia saya sendiri, saya ingin mengucapkan terima kasih atas pengalaman yang diberikan. Selamat ulang tahun seabad ITB, semoga sumbangsihmu semakin besar untuk negeri ini. 

Saya sempatkan mampir ke ITB weekend ini dan berpose diantara dua pilar fakultas / sekolah saya, yaitu FMIPA dan STEI

Photo 2020 07 06 09 06 19

Photo 2020 07 06 09 06 25

Photo 2020 07 06 09 06 28

Photo 2020 07 06 09 06 33

 

 

Melawan Korupsi dengan Big Data – KPK Goes to Campus

Pada suatu hari di awal Oktober 2019, saya dikontak oleh mbak Ajeng dari OpenLibrary (Perpustakaan Pusat Tel-U), beliau meminta saya untuk menjadi pengisi pada acara kolaborasi dengan KPK terkait penggunaan Big Data untuk pemberantasan dan pencegahan korupsi. Walaupun secara intensif belum pernah melakukan riset tentang hal ini, namun salah satu penelitian awal saya menggunakan metoda network analysis untuk deteksi financial fraud (penelitian tahun 2013). Berbekal pengetahuan tersebut, saya menyanggupi permintaan mbak Ajeng, sambil berpikir bahwa ini sekaligus merupakan kesempatan untuk memperdalam pengetahuan tentang aplikasi Big Data di bidang pencegahan korupsi. Acaranya dijadwalkan dilaksanakan pada tanggal 29 Oktober 2019. 

Saya baru tahu kalau KPK sedang rajin melakukan kampanye peningkatan kepedulian publik mengenai bahaya korupsi. Edukasi atau awareness ini terutama juga menyasar lingkungan kampus, yang notabene merupakan tempat menempa calon pemimpin masa depan bangsa. Jadi edukasi terus menerus mengenai bahaya korupsi harus semakin digaungkan melalui beberapa kegiatan. OpenLibrary Tel-U sudah menyiapkan satu area yang disebut sebagai KPK Corner untuk menjadi tempat pembelajaran mengenai fenomena korupsi. Pada tanggal 29 Oktober 2019 tersebut, selain menghadirkan acara seminar juga sekaligus diikuti acara launching KPK Corner di Telkom University.

Beberapa waktu kemudian saya juga baru tahu kalo salah satu pembicara tamu adalah mas Ismail Fahmi, yang sangat terkenal dengan analisa jejaring sosial mengenai politik. Wah ini kesempatan pertama kali saya sepanggung dengan beliau, setelah sekian lama hanya berhubungan via FB aja. Mas Ismail Fahmi, banyak menggunakan metode SNA (Selain metode lainnya seperti sentiment analysis) dalam melakukan analisa analisanya. Ini mirip sekali dengan keilmuan yang saya pelajari, makanya kami banyak berkomunikasi via FB. Oh ya beliau juga satu grup di WA grup AIDI. Saya ditugasi oleh panitia untuk membawakan materi pencegahan dan pemberantasan korupsi berdasarkan sudut pandang akademik. Total ada 4 pembicara yang hadir, yaitu dari pimpinan KPK, mas Ismail Fahmi dari Drone Emprit, saya, dan mas Paku Utama dari Wikratama Utama.

Berikut foto foto pada acara tersebut: 

74602079 10157401241770202 6444551805778001920 o74320245 10157401241910202 6182365192186232832 o74156707 10157401241960202 4970359755223597056 o74353444 10157401242310202 2314780093127327744 o75580244 10157401242405202 4745439868484583424 o

foto foto saya di panggung

75233936 10157401241710202 6496295377031921664 o

bersama mas Ismail Fahmi di KPK Corner 

74346784 10157401242185202 5696960280588713984 o

dapet bingkisan buku Membaca Indonesia dari mas Ismail Fahmi

74342707 10157401242245202 8925105885500407808 o

seluruh permbicara dan moderator 

74211381 10157401242015202 2853311027167100928 o73226352 10157382859135202 2434633195631673344 o

poster acara

 

Jejaring Sosial untuk Akademisi

Hari ini saya baru saja mengisi pelatihan tentang “Jejaring Sosial untuk Akademisi”. Acara ini diadakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Telkom University dalam rangka pelatihan untuk para dosen. Saya mengisi acara bersama dengan Pak Adhi yang berbicara tentang penulisan buku dan Pak Jurry yang berbicara tentang penulisan blog. Ketiga materi ini berkesinambungan tentang bagaimana menulis yang baik, ngeblog dengan konten yang menarik dan yang terakhir publish hasil tulisan / karya ke jejaring sosial.

Materi jejaring sosial untuk akademisi yang saya bawakan sebenarnya dibagi menjadi 3 media yaitu:
1. Media sosial untuk publikasi riset. Beberapa contoh media tersebut adalah academia.edu, researchgate.net, dan researcherid.com. Sebenarnya selain sebagai tempat publikasi, media sosial tersebut juga berfungsi sebagai tempat berkolaborasi dan berdiskusi.
2. Media sosial untuk berkolaborasi. Saya ambil contoh adalah linkedin.com, yang awalnya adalah media sosial untuk para profesional, tapi sekarang juga banyak menyediakan fasilitas untuk akademisi seperti upload publikasi dan diskusi topik akademik tertentu.
3. Media sosial untuk belajar secara online. Ini adalah media sosial yang bersifat MOOC (massive online open course), yaitu media sosial untuk pembelajaran secara online. Beberapa contoh dari media tersebut adalah coursera.org, edx.com, udacity.com dan iversity.org. Dengan mengenal media sosial ini diharapkan para dosen bisa menyerap pengetahuan lebih bamyak dibandingkan dengan media pembelajaran tradisional. Media seperti ini juga bisa menginspirasi para dosen untuk ekspose / publish kemampuan diri dalam bentuk membuat materi pembelajaran online yang interaktif.

Pesan saya pada pelatihan tadi adalah jejaring sosial akademik semakin mudah dibentuk dan diambil manfaatnya, seiring dengan semakin banyaknya media sosial yang tersedia. Tugas kita sebagai dosenpun semakin dimudahkan, termasuk mengukur kemampuan diri terhadap persaingan riset global (paling tidak pada bidang yang sama). Dosen harus ekspose diri lebih banyak, harus lebih “narsis” dalam bidangnya. Otomatis juga keaktifan didalam jejaring sosial tersebut membawa kita terhubung dengan peneliti peneliti seluruh dunia dalam bidang yang sama dengan kita

slide presentasi saya bisa didownload di sini 

test1