Ulang Tahun Bandung NMAX Community – Jambore Nasional – Rekor MURI

 

GOPR6408

Tanggal 12 Maret 2016 adalah tepat 1 tahun berdirinya komunitas pengguna motor Nmax, Bandung Nmax Community (BNC). 1 Tahun adalah umur yang muda tapi sudah banyak kejadian, pengalaman dan proses yang membuat BNC menjadi semakin dewasa. Masih segar ingatan masa masa setahun yang lalu dimana pengguna motor Nmax di Bandung masih sangat sedikit, dari saling kontak lewat facebook , maka beberapa orang membuat grup chat di WA dengan anggota tidak lebih dari 10 orang.  Sampai akhirnya kita putuskan untuk kopdar pertama kali di salah satu cafe di cihampelas bawah. Dari pertemuan pertama ini dilanjutkan dengan pertemuan besar dan komitmen untuk membuat komunitas Yamaha NMAX di Bandung di lokasi yang sama, Pada pertemuan ke dua ini sudah banyak yang bergabung (lihat post ini detailnya) dan akhirnya terbentuklah BNC. Alhamdulilah sekarang BNC sudah semakin besar dan semakin dewasa.

Untitled 1

Pertemuan pertama setahun yang lalu

20150327 204252

Pembentukan kedua pembentukan BNC (Sebelum Deklarasi  ke Eksternal)

Sudah banyak kejadian dan pengalaman yang membuat BNC semakin solid sebagai organisasi. Pelaksanaan acara ulang tahun BNC ke 1 ini adalah salah satu buktinya. Dengan kerja keras dan dedikasi anggota, maka akhirnya terlaksana juga rangkaian acara ulang tahun ini. Ada dua event besar yang dilaksanakan bersamaan dengan ultah BNC yaitu Jambore Nasional Indonesia Max Owners dan pemecahan rekor MURI Nmax terbanyak dalam satu city rolling. Jambore Nasional berlangsung dengan lancar dan Rekor MURI pun akhirnya terpecahkan dengan peserta sebanyak 2018 NMax yang berasal dari seluruh wilayah di tanah air mulai dari Aceh sampai Lombok. 

Berikut ini video dan photo photo yang saya ambil selama acara tersebut, berhubungan keterbatasan koneksi dan lain lain, maka video lainnya menyusul 

 

GOPR6395

GOPR6403

DSC00188

 

 

 

 

 

BNC to Pangandaran

[Late Entry] Pada tanggal 7-8 November 2015 kemarin, BNC melakukan touring bersama ke Pangandaran. Sekitar 100 lebih anggota BNC ikut berpartisipasi pada acara ini. Tujuan utama dari touring ini adalah menghadiri acara jambore nasional Yamaha Riders Federation Indonesia (YRFI) ke 3. Selain menghadiri acara formal tersebut, selebihnya kita ke pangandaran untuk berlibur, hangout dan saling kenal dengan sama anggota BNC. Touring ke Pangandaran termasuk touring jarak menengah, tidak terlalu jauh namun juga tidak terlalu dekat. Karena kita banyakan maka perjalanan ini berasa lebih fun dibandingkan biasanya, walaupun toh pada perjalanan ini peserta dibagi menjadi beberapa group biar rangkaian motor tidak terlalu panjang dan lebih mudah diatur.

Saya mengemban tugas sebagai dokumenter perjalanan ini, jadi saya maju mundur di barisan motor dan berpindah pindah group untuk bisa mendokumentasikan semua peserta riding kali ini. Cukup melelahkan tapi fun aja … lah wong hobinya emang riding lho. Oh yah berikut ini adalah video perjalanan dan video pesta bersama YRFI di pangandaran. Semoga video bisa lebih berbicara daripada tulisan blog ini ..

Video Blog Sunday Morning Ride BNC 20.09.2015

Hari Minggu 20 september 2015, Bandung Nmax Community (BNC) melakukan kegiatan sunday morning ride ke Purwakarta dalam rangka memenuhi undangan rekan rekan Nmax Purwakarta di acara pembentukan BNC chapter Purwakarta. Kegiatan ini menciptakan rekor sendiri bagi saya, yaitu kegiatan morning ride terbanyak yang pernah saya ikuti dengan 53 motor Nmax. 

Untuk penyegaran entry blog, kali ini saya tampilkan dalam format video blog dengan total 8 video yang saya ambil sepanjang perjalanan kami. Semoga videonya bisa dinikmati seolah olah ikut serta dalam perjalanan kami. 

Sunday Morning Ride to Jatigede

Salah satu moment saya dalam menikmati hidup “joie de vivre” adalah naik motor bersama rekan rekan ke satu tujuan tertentu. Jadwal yang biasa kita pilih adalah minggu pagi, dengan alasan minggu pagi adalah moment dimana jalanan paling sepi dibandingkan dengan hari hari yang lain. Bersama sama dengan komunitas #BNC (Komunitas Nmax Bandung), kami sudah beberapa kali melakukan sunday morning ride, contohnya salah satunya adalah jalan jalan, jepret jepret dan jajan jajan ke Sate Maranggi Cibungur Purwakarta. Minggu, 13 September 2015, kami dari #BNC melakukan morning ride dengan peserta 11 motor dan dengan tujuan waduk Jatigede, Sumedang melalui Malangbong-Wado. 

Para peserta morning ride kali didominasi oleh wajah wajah baru #BNC, hanya saya dan kang hardi yang merupakan member lama dan beberapa kali sudah riding bersama. Karena banyaknya member baru, bahkan diantaranya berboncengan suami istri, maka kami putuskan untuk menjalankan motor dengan santai, sehingga kami jalan hanya dengan kecepatan di sekitar 50-60km perjam, itupun beberapa kali ada beberapa peserta yang tertinggal di belakang. Dari keseluruhan peserta, tidak ada satupun dari kami yang pernah mengunjungi waduk Jatigede, jadi wajar sepanjang perjalanan kami harus sering sering bertanya ke penduduk mengenai lokasi waduk tersebut. Oh ya, dalam perjalanan pergi, kami sempat beristirahat di sebuah warung di Wado, yang lokasinya berada di persimpangan sungai .. lokasi yang keren ..

Pada jarak 4 km sebelum mencapai waduk, kami dihadapkan dengan jalan berbatu (setengah offroad), pengendalian nmax pun berasa makin sulit karena karakter nmax harusnya bukan untuk jalan berbatu. Setelah berhasil berjuang susah payah menembus jalan berbatu, kami dihadapkan lagi dengan perjalanan menembus hutan dengan jalan setepak yang diselimuti oleh pasir tebal. Kondisi ini tidak kalah merepotkannya dibandingkan jalan berbatu, karena beberapa kali motor kami mengalami selip di jalanan berpasir tersebut. 

Lokasi tujuan kami ternyata berada diatas ketinggian bukit, sehingga sulit untuk mencapai air danau yang kelihatan jauh dibawah, dan terpaksa kamipun hanya bisa memandangi waduk Jatigede dari kejauhan. Lokasi tujuan yang sangat panas, gersang dan tidak adanya pepohonan memaksa kami untuk tidak lama lama berada disana. Kamipun segera kembali menuju ke kota Sumedang untuk selanjutnya kembali ke Bandung melalui Cadas Pangeran dan Jatinangor.

Total jarak yang saya tempuh dari Padalarang-Jatigede-Padalarang adalah 210 km. Kita start dari Batununggal jam 7 pagi dan saya sampai kembali ke rumah jam 4 sore. Perjalanan berlangsung lebih lama dari seharusnya karena kami benar benar santai dan sempet beristirahat di Cileunyi untuk mencuci motor akibat debu hutan pasir di Jatigede.  Kesan saya, walaupun tempat yang kami kunjungi tidak begitu bagus, tapi pengalaman yang kami dapatkan sangat bagus, mulai jalan almost offroad sehingga melatih shockbreaker motor bisa menjadi lebih empuk, dan ternyata filter udara ferrox gak bermasalah dipakai di jalanan yang berdebu tebal. 

Berikut ini foto foto dan videonya.

 

Jatigede

rute dari padalarang – jatigede – padalarang sepanjang 210 km

YDXJ0864

wefie di jembatan di Wado

YDXJ0868foto di persimpangan sungai dekat  dengan warung tempat istirahat pertama di wado 

YDXJ0870

foto di persimpangan sungai dekat  dengan warung tempat istirahat pertama di wado 

YDXJ0882

Jalan berbatu sepanjang 4km sebelum waduk Jatigede

YDXJ0878

Jalan berbatu sepanjang 4km sebelum waduk Jatigede

YDXJ0884

berfoto ditengah hutan pasir sesudah melewati jalan berbatu

YDXJ0888

pasir tebal

YDXJ0892

sampai lokasi waduk Jatigede, tapi danau kelihatan jauh di bawah

YDXJ0896

berfoto sebelum menuju sumedang

YDXJ0877

selfie  😉

Video video