Buku Pengenalan Social Network Analysis (SNA)

Sudah sejak 3 tahun yang lalu saya berencana menulis buku tentang pengenalan Social Network Analysis (SNA). Saya lihat kebanyakan buku SNA ditulis dalam bahasa Inggris, belum nemu yang dalam bahasa Indonesia. Berdasarkan pengalaman riset di lab. Social Computing and Big Data (SCBD), dan juga riset disertasi saya tentang SNA, maka saya tekatkan untuk harus segera menulis buku SNA.Namun rencana ini tidak semulus yang saya perkirakan, ternyata membutuhkan usaha yang tidak mudah untuk menjaga konsistensi komitmen menulis. Nah, .. akhirnya toh buku ini selesai juga setelah mencicil selama 3 tahun. Buku selesai ditulis pada bulan oktober 2020, tapi bukunya sendiri baru diluncurkan / dijual ke pasar bulan januari 2021 ini.

SNA adalah salah satu bidang keahlian saya, makanya sudah seharusnya saya menulis tentang bidang ini. Pada era Industri 4.0 dan ledakan data yang masif dewasa ini, SNA sangat membantu untuk menstrukturkan, mengukur, dan memformulasikan jejak digital manusia sehingga bisa membantu para pengambil keputusan untuk memahami perilaku manusia. SNA merupakan metodologi fundamental, seperti statistik bisa diimplementasikan ke berbagai domain, seperti bidang bisnis, komunikasi, politik, perbankan, rekayasa, keamanan, dan lain lain.

Buku yang saya tulis ini judul lengkapnya adalah “Pengenalan Social Network Analysis : Konsep dan Praktis”. Dari judul terlihat yang saya sampaikan adalah konsep dasar SNA dari sisi teori graf sampai penjelasan permodelan sosial dan praktis dalam artian implementasi pada beberapa bidang, dan yang paling akhir buku ini dilengkapi kode python dan R yang bisa dicoba sebagai latihan untuk komputasi metrik SNA. Buku ini cocok buat mahasiswa atau khalayak umum yang ingin memahami SNA, terutama sih pada prakteknya untuk analisa data data media sosial.

Oh ya buku ini saya tulis bersama dengan co-author saya Dian. Beliau adalah alumni dari lab. SCBD, yang saat ini menjadi dosen di FEB Telkom University.

Buku ini dijual dengan harga 85000 untuk Hard Copy, dan 75000 untuk Soft Copy. Untuk pembelian, bisa melalui Link Tokopedia berikut :

https://www.tokopedia.com/scbd-shop/buku-pengenalan-social-network-analysis-konsep-dan-praktis

1  1

3

rush blood to the head (deadline)

beberapa hari kemarin saya ngerasain ‘rush blood to the head’ , ini bukan judul albumnya coldplay, tapi ketegangan karena beberapa deadline berdekatan. seperti yang pernah saya tulis di postingan sebelumnya, saya sedang mengikuti pelatihan PEKERTI atau singkatan dari peningkatan ketrampilan dasar teknik instruksional, atau kata lainnya kita para dosen diajarkan bagaimana merancang materi perkuliahan buat mahasiswa. pelatihan ini sangat bermanfaat, terutama sebelumnya kalo mau bikin materi kuliah selalu berdasarkan asumsi dari dosen, disini banyak proses yang dilakukan sebelum akhirnya jadilah materi kuliah untuk mahasiswa. di pelatihan ini kita diberikan tugas yang lumayan berat, dan karena beratnya akhirnya beres at the last minute padahal gak pake sks lho sistem kebut semalam. oh yah pelatihan ini berlangsung tiap weekend selama 4 kali, jadi lumayan juga perjuangannya ijin ke keluarga :p

pada saat yang hampir bersamaan, beda 2 hari sesudah deadline pekerti, saya juga harus mengumpulkan draft buku yang saya tulis untuk bahan ajar mata kuliah ‘mobile content development’. selama ini saya cuman punya bayangan apa aja yang akan saya tulis di buku, tapi belum pernah sama sekali menuliskannya, akhirnya dalam waktu 48 jam with barely sleeping ngetik mulai dari nol, bisa juga menyelesaikan draft 4 bab dari buku tersebut sebanyak 48 halaman. goshhhhh !!! lewat deadline hari senin siang terasa lega banget, langsung bayar utang kurang tidur 😀

seminggu ini berasa tenang sekali, saya bisa otak atik website photography saya dan nambah upload beberapa foto disana. tapi deadline besar udah menunggu di pertengahan januari. final version dari buku yang saya tulis harus beres tanggal 15 januari, yang artinya 8 bab lagi. dan juga 2 penelitian harus beres akhir januari, padahal semuanya masih berupa konsep di kepala dan belum dikerjakan sama sekali.

jadi dosen peneliti sama aja ama jadi photographer, sama juga ama memimpin proyek IT, kita gak perlu ngantor kerja administrasi sana sini yang penting kerjaan beres pas deadline, yah bener deadline, itu adalah kata yang paling akrab di telinga saya. saya gak jauh beda ama mahasiswa, setiap saat ketemu deadline. mari beresin deadline …. Semangattt