Publikasi 5 Paper di ICOICT 2018

ICOICT singkatan dari International Conference on Information and Communication Technology.  Di tahun 2018, konferensi ini dilaksanakan di kampus Universitas Telkom pada tanggal 3-5 Mei 2018. Kali ini tim lab kami mengirimkan 7 paper, namun yang diterima 5 paper. Menurut saya wajar juga ada yang ditolak, ga lucu nanti konferensinya kalau ada nama dominan (kebanyakan paper).  5 paper sudah merupakan rekor jumlah paper saya terbanyak yang diterima dalam satu konferensi yang terindeks scopus. Tema konferensi tahun ini sangat menarik yaitu “Connecting Sensors, Machines, and Societies” .. ini mencakup banyak bidang keilmuan ICT seperti Big Data, IoT, Security, dan lain lain. 

Paper yang kami presentasikan tahun ini cukup beragam topiknya. Hal ini menunjukkan keragaman studi lab kami (Lab. Social Computing and Big Data). Saya pribadi sangat senang dengan keberagaman topik paper paper yang kami tampilkan, terus terang saya menyukai semua topik yang dibawakan, masing masing punya keunikan, kesulitan, dan kontribusi yang cukup signifikan. 5 Paper yang dipresentasikan berdasarkan urutan presentasi adalah:

1. Artificial Neural Network for Predicting Indonesia Stock Exchange Composite using Macroeconomic Variables (CoAuthor bersama Asri Nurfathi)

2. Finding Pattern in Dynamic Network Analysis (CoAuthor bersama Made Kevin Bratawisnu dan Puput Hari Sanjani)

3. Dynamic Large Scale Data on Twitter using Sentiment Analysis and Topic Modeling, Case Study Uber (CoAuthor bersama Wirawan Rizkika, Ditya Dwi Nugroho, Farhan Renaldi, dan Siti Saadah)

4. Social Network Performance Analysis and Content Engagement of Indonesia E-Commerce, Case Study Tokopedia and Bukalapak (CoAuthor bersama Afrillia Utami)

5. Ontology Modelling Approach for Personality Measurement based on Social Media Activity (CoAuthor bersama M. Rizqy dan Darin Dindi)

Sebagai bonus, paper kami yang berjudul Finding Pattern in Dynamic Network Analysis yang dipresentasikan oleh Made Kevin mendapatkan penghargaan sebagai paper terbaik. suatu pencapaian yang membanggakan. Congrat untuk kerja keras dari semua anggota lab yang terlibat dalam ICOICT 2018. Paper paper kami nantinya bisa diakses kalau sudah terindeks di IEEE, namun apabila ada kebutuhan mendesak bisa kontak saya, nanti saya kirim via japri ..

Sampai bertemu di ICOICT 2019.

Berikut foto foto dari acara tersebut.

 

IMG 3653

foto full team di ICOICT 2018 kecuali Darin, Puput, dan Bu Tisa

IMG 3654

IMG 3655

IMG 3656

IMG 3657

IMG 3658

31890704 10156073853675202 9101392878294269952 n

Konferensi 5th ICOICT 2017 di Malaka

Entry blog ini adalah late post tentang konferensi ICOICT (International Conference on Information and Communication Technology) 2017 yang diadakan di Malaka, Malaysia,pada tanggal 17-19 Mei 2017. Penyelenggara konferensi ini adalah Universitas Telkom berkerja sama dengan Multimedia University Malaysia. Konferensi ICOICT 2017 ini adalah konferensi ke 5 dan tahun ini merupakan partisipasi saya yang ke 4 kalinya sejak 2nd ICOICT, saya belum pernah absen. Karena kesibukan satu dan lain hal, entry blog tentang konferensi ini terlupakan (ditulis bulan mei 2018, seminggu sebelum 6th ICOICT dilaksanakan). Publikasi konferensi ICOICT diindeks oleh IEEE yang pada akhirnya nanti akan diindeks Scopus. Pada saat entry blog ini saya buat, artikel kami sudah muncul di halaman Scopus.

Lab kami (Lab Social Computing dan Big Data) mengirimkan 4 artikel / publikasi, dimana 3 publikasi murni hasil pekerjaan lab kami, dan satu publikasi merupakan kerjasama dalam rangka Hibah penelitian. Paper tersebut adalah antara lain:

1. Indonesia infrastructure and consumer stock portfolio prediction using artificial neural network backpropagation

2. Training data optimization strategy for multiclass text classification

3. Hybrid sentiment and network analysis of social opinion polarization

4. Social network data analytics for market segmentation in Indonesian telecommunications industry

Beberapa foto dari konferensi tersebut adalah sebagai berikut:

18582150 10155080981315202 796584091749882997 n

18595227 10155091996630202 1275412321366735052 o

bersama anggota tim lab SCBD

18589117 10155091993795202 3886174239300928009 o

selamat datang di Malaka

Publikasi Konferensi Terindeks Scopus April 2018

Hasil International Conference on Data and Information Science (ICODIS) tanggal 5-6 desember 2017 akhirnya terpublikasi di IOP Journal of Physics: Conference Series (terindeks scopus). Terdapat 3 paper dari lab. Social Computing dan Big Data yang dipublikasikan. Berikut ini judul dan tautan untuk mengunduhnya.

1. Mapping online transportation service quality and multiclass classification problem solving priorities http://iopscience.iop.org/article/10.1088/1742-6596/971/1/012021

2. Measuring e-Commerce service quality from online customer review using sentiment analysis http://iopscience.iop.org/article/10.1088/1742-6596/971/1/012053

3. Predictive modelling for startup and investor relationship based on crowdfunding platform data  http://iopscience.iop.org/article/10.1088/1742-6596/971/1/012002

semoga bermanfaat

 

Scopus2018

http://iopscience.iop.org/article/10.1088/1742-6596/971/1/012053

Publikasi di Konferensi ICOICT dan ICST 2017

Udah lama saya gak update kabar (entry blog) tentang penelitian dan publikasi dari saya atau tim lab saya. Malah saya tidak sempat menulis entry blog khusus mengenai perjalanan ke konferensi ICOICT di Malaka bulan Mei 2017 kemarin. Konferensi ICOICT 2017 ini adalah konferensi ke 5. Oh yah ICOICT 2017 ini adalah keikutsertaan saya yang ke 4 dari seluruh rangkaian konferensi ICOICT yang diadakan sejak tahun 2012. Konferensi kedua yang saya ikutin di tahun 2017 ini dalah konferensi ICST, yang dilaksanakan pada bulan Juli 2017 di Jogjakarta. Kedua konferensi terindeks Scopus dan IEEExplore

Pada ICOICT 2017 terdapat 4 paper yang dipresentasikan dengan berbagai topik, mulai dari social network, sentiment analisis, dan prediksi menggunakan neural network. Judul judulnya yaitu “Hybrid Sentiment and Network Analysis of Social Opinion Polarization” , “Social Network Data Analytics for Marketing Segmentation in Indonesian Telecommunication Industry”, ” Indonesia Infrastructure and Consumer Stock Portfolio Prediction using Artificial Neural Network Backpropagation”, “Training Data Optimization Strategy for Multiclass Text Classification” . 

Pada ICST 2017 kami mempresentasikan 2 paper yaitu  yang pertama mengenai simulasi monte carlo untuk segmentasi pasar dan yang kedua mengenai perbandingan metode legacy vs metode jejaring sosial untuk penyebaran informasi. Abstrak dari kedua paper ICST ini bisa dilihat pada gambar berikut: 

Untitled 1

4 Papers Scopus ICOICT 2017

International Conference on Information and Communication Technology (ICOICT) adalah konferensi berskala internasional terindeks Scopus, dipublikasikan pada IEEE Xplore dan diselenggarakan oleh Telkom University (School of Computing). Tahun 2017 ini ICOICT disellengarakan untuk ke 5 kalinya pada tanggal 27-29 Mei di Malaka Malaysia. Tahun ini ada 4 paper dari lab SCBD FEB yang lolos seleksi dari total 5 paper yang kami submit.

Sepanjang ingatan saya tahun ini adalah ke 4 kalinya saya dan tim lab. SCBD FEB ikut berpartisipasi, mulai dari ICOICT 2014 (2 paper), ICOICT 2015 (3 paper), ICOICT 2016 (2 Paper), dan tahun ini 4 paper. Pengalaman tahun tahun sebelumnya membuktikan bahwa publikasi ICOICT cukup cepat terpublikasi di IEEE Xplore dan Scopus, membuat konferensi ini merupakan konferensi favorit lab kami untuk mempublikasikan hasil penelitian. 

Judul paper paper yang lolos tersebut adalah : 1. Hybrid Sentiment and Network Analysis of Social Opinion Polarization. 2. Social Network Data Analytics for Market Segmentation in Indonesian Telecomunication Industry. 3. Training Data Optimization Strategy for Multiclass Text Classification. 4. Indonesia Infrastructure and Consumer Stock Portfolio Prediction using Artifical Neural Network Backpropagation. 

Tema dan metode pada paper paper tersebut cukup beragam, mulai dari Tema Finance (no.4), Marketing (no.2), sampai dengan Social Behavior (no.1). Sedangkan metode yang digunakan mulai dari sentiment analysis (no.1, no.3), social network analysis (no.1, no.2), artificial neural network / data mining (no.4).

well done Team .. !! 

Untitled 1

acceptance letter to 2017 ICOICT

Paper Scopus 2016 (4th ICOICT dan 4th Intelysis)

Di tahun 2016 ini (sampai bulan juli), sudah ada 4 paper kami (saya dan team lab. SCBD) yang akan terindeks SCOPUS.  4 paper tersebut terdiri dari 2 paper ditampilkan pada 4th ICOICT dan 2 paper pada 4th Intelysis. Pada konferensi ICOICT kami menampilkan paper dengan tema network text analysis berjudul “Network Text Analysis to Summarize Online Conversations for Marketing Intelligence Efforts in Telecommunication Industry” dan “Word Association Network Approach for Summarizing Twitter conversations about Public Election”. Pada konferensi Intelysis kami menampilkan paper dengan judul “Social Network and Sentiment analysis for Social Customer Relationship Management in Indonesia Banking Sector” dan “Top Brand Alternative Measurement Based on Consumer Network Activity”

Dengan penambahan 4 paper tersebut maka total akan terdapat 12 paper kami yang terindeks SCOPUS. Ini merupakan hasil yang lumayan, melihat tim kami yang kecil dan variasi penelitian yang terbatas, sehingga tidak bisa memproduksi lebih banyak paper lagi. Harapan saya kedepannya, kami makin produktif dalam mepublikasikan hasil penelitan,tentunya dengan kualitas yang makin baik dan variasi topik yang semakin beragam. 

Selain ke 4 paper SCOPUS tersebut, menjelang paruh kedua tahun 2016 ini saya mempunyai target menulis untuk 2 jurnal internasional terindeks SCOPUS. .. wish me luck .. wish us luck ..

 

Paper

Publikasi Jurnal Internasional Topik Sentiment Analysis

Bidang Sentiment Analysis, walaupun ada di dalam roadmap penelitan riset grup saya, tapi merupakan bidang yang paling sedikit saya kuasai dibandingkan bidang Social Network Analysis dan Data Mining. Maka pada saat salah satu mahasiswa saya (Widita) setuju untuk melakukan riset tentang bidang ini untuk skripsinya, maka saya pun menyambutnya dengan antusias. Pada proses risetnya pun kami masih meraba raba. Untungnya penelitian kami bukan tentang pengembangan metode, tapi lebih kepada implementasi pendekatan Sentiment Analysis untuk aplikasi di bidang marketing intelligence menggunakan data media sosial. Dalam penelitan ini analisa / perhitungan sentimen yang dilakukan didukung oleh teori appraisal berdasarkan pendekatan psikologi opini dan emosi orang orang pada jejaring sosialnya. 

Paper ini dipublikasikan oleh Journal of Theoretical and Applied Information Technology (JATIT) bulan desember 2015. Journal ini terindeks Elseview Scopus, EBSCO, CiteSeer, Google Scholar dan lain lain . Dengan publikasi paper ini, berati menambah kelengkapan portfolio dari riset grup kami. Semoga hasil ini memacu untuk riset lebih lanjut dengan eksplorasi eksplorasi bidang data analytics yang lebih luas. Link asli paper ada di website ini

Screen Shot 2016 01 13 at 9 47 05 AM

scopus oh scopus

Sebagai dosen dan peneliti, mempublikasikan hasil penelitiani di jurnal / konferensi  yang terindeks scopus merupakan suatu prestasi sendiri. Memang publikasi hasil penelitian idealnya bisa dimana aja, cuman dengan hasil publikasi terindeks scopus maka visibilitas hasil riset kita akan ‘lebih’ mendunia. Di kampus saya kebetulan scopus saat ini masih menjadi salah satu komponen tolak ukur ‘keberhasilan’ penelitan dosen. Sayangnya scopus belum terlalu global ke semua bidang keilmuan. Pada beberapa keilmuan sosial, ilmu dasar (seperti matematika, dll), desain, hukum, ekonomi dan lain lain punya tolak ukur keberhasilan sendiri di domain mereka dan belum tentu diwadahi oleh scopus. Jika kita berada di keilmuan IT atau engineering lainnya maka barulah indeks scopus berasa penting, dan kebetulan saya berada di keilmuan tersebut, jadi terindeks scopus merupakan pilihan yang logis buat saya.

Selain scopus, ada pengukuran lain untuk melihat kesuksesan seorang peneliti, yaitu pengukuran h-index , dimana yang diukur adalah produktivitas dan impact dari sitasi paper. Pengukuran ini rasanya lebih masuk akal, karena kalo sebelumnya peneliti akan memasukkan paper sebanyak banyaknya dengan harapan disitasi sebanyak mungkin. Jumlah publikasi dan sitasi ini yang jadi ukuran, tapi tidak pernah dibandingkan dengan jumlah total publikasi yang dilakukannya.

Anyway kabar terbaru di akhir tahun 2015 ini adalah ada beberapa paper yang saya (dan team) submit ke beberapa jurnal berindeks scopus. Diantaranya adalah : satu paper sudah diterima di jurnal JATIT dan akan publish di januari 2016,  satu paper di jurnal AMS , satu paper yang lain di submit ke jurnal bisnis UGM GamaIJB dan jurnal ini membutuhkan waktu 5-6 bulan untuk proses reviewnya, dan yang terakhir satu paper sudah diterima di jurnal ke JPCS dan terbit di 2016. 

Kalo melihat apa yang saya lakukan ternyata saya masih dalam tahap masukin sebanyak banyaknya paper ke scopus, dan belum masuk ke tahap kedewasaan menjadi peneliti yaitu cukup memperhatikan h-index saja … masih mikir kapan level saya naik ya ? ..

Logoscopus