Pengalaman Memilih City Car (Splash vs March)

Pada tahun 2011 kami membeli Karimun Estilo yang reviewnya ada di sini. Mobil  inipun dengan setia mengantar kami bepergian ke kantor atau mengantar anak anak ke sekolah selama 3 tahun. Kesan kami selama 3 tahun bersama mobil ini  adalah perawatannya sangat murah (irit BBM) dan mudah (tidak rewel), harga partnya pun juga terhitung sangat murah. Sampai akhirnya kami merasa bahwa ruang kabin karimun tidak lagi bisa mengakomodasi pertumbuhan anak anak kami yang makin besar dan membutuhkan ruang kabin yang lebih luas. Saya berpikir untuk upgrade, tapi dalam koridor city car, karena kami sudah mempunyai kendaraan jenis MPV. Proses upgrade sendiri agak panjang, udah sekitar sebulan terakhir prosesnya.

Suatu pagi di hari minggu yang cerah, saat saya bersepeda, saya melewati tempat test drive Karimun Wagon R di daerah perumahan saya. Iseng iseng saya coba tawaran si sales untuk melakukan test drive, dan ternyata saya terkesan dengan kemampuan mobil LCGC ini. Saya catat beberapa keunggulan dibandingkan Karimun Estilo adalah kabin yang jauh lebih lega, banyak tempat untuk simpan barang, kopling ringan, dan tarikan bawah yang cukup galak. Saya tergoda untuk upgrade ke mobil LCGC ini. Setelah dihitung hitung ternyata perhitungan untuk upgradenya cukup besar, kira kira harus nambah sekitar 30 jutaan, nah kamipun berpikir ulang karena upgrade fitur kendaraan kurang seimbang dengan biaya upgrade yang dibutuhkan. Setelah dipikir ulang, saya sadar bahwa kebutuhan kami adalah lebih dari Karimun Wagon R, Saya membutuh mobil matic, karena selama ada Karimun Estilo, saya males nyetir mobil tersebut untuk menembus kemacetan bandung.

Calon pertama yang saya bidik adalah Suzuki Splash Matic, memang biaya upgrade akan lebih mahal daripada ke Karimun Wagon R, tetapi saya mendapatkan mobil matic dengan cc yang lebih besar, mesin 4 silinder dan kabin yang jauh lebih luas. Saya juga mempertimbangkan mobil lain di kelas 1200 cc dan 1500 cc, tetapi pada akhirnya saya putuskan untuk mengambil kelas 1200cc, karena dengan kapasitas mesin segitu sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan dalam kota, sedikit lebih irit dari 1500cc dan pajak lebih ringan.

Meskipun saya sudah membidik Splash, saya merasa perlu membandingkannya dengan merk lainnya di kelas 1200 cc, maka saya mulai menghubungi beberapa sales merk lain untuk melakukan test drive (beberapa diantaranya) . Saat ini (juni 2014) di pasaran ada beberapa mobil kelas 1200cc matic antara lain Honda Brio, Mitsubishi Mirage, Nissan March, Suzuki Splash dan Kia Picanto. Kesimpulan saya terhadap mobil mobil tersebut adalah :

  • Honda Brio : AT paling halus, bagasi agak sempit, mesin 4 silinder, mobil pendek (saya pernah test drive punya teman)
  • Mitsubishi Mirage : Interior paling keren, bagasi besar, mesin 3 silinder, tapi model ga suka (selera)
  • Kia Picanto : Langsung saya coret karena kecil, dan modelnya yang lama lama membosankan (selera)
  • Nissan March : AT agak boyot padahal saya test yang versi 1500cc, suspensi empuk, atap kabin rendah jadi berkesan sempit, mesin 3 silinder, model suka (test drive di nissan veteran)
  • Suzuki Splash : AT agak kuno dan kurang halus, tarikan bawah galak, suspensi keras, kabin tinggi jadi berkesan luas, ground clearance tinggi, mesin 4 silinder, model suka (test drive di suzuki ahmad yani)

Setelah sorting semua pilihan diatas, pilihan terakhir tinggal Nissan March dan Suzuki Splash, maka saya bandingkan keduanya. Harga March 143 juta, ini lebih murah 3.8 juta dari Splash yang harganya 146,8 juta. Model saya lebih suka Splash, karena faktor sudah bosan lihat banyaknya mobil March di jalanan. Bengkel saya lebih suka Suzuki karena banyak bengkelnya di Bandung dan cenderung tidak ramai, pengalaman dengan suzuki juga sparepartnya murah, bengkel Nissan cuman sedikit di Bandung dan jauh lokasinya dari tempat kegiatan saya. Posisi nyetir Splash tinggi jadi lebih mirip nyetir Avanza, sedangkan March lebih mirip sedan, dalam kemacetan saya lebih nyaman berada di mobil posisi setirnya lebih tinggi. Ground clearance Splash tinggi jadi keuntungan dalam melibas banjir. Dan ada beberapa pertimbangan tidak begitu penting lainnya akhirnya saya (dengan persetujuan keluarga) memutuskan meminang Suzuki Splash.

Berikut beberapa penampakan Splash yang baru parkir di depan rumah ..

WP_20140629_12_13_17_Pro

WP_20140627_16_45_42_Pro